Mesin Motor Awet dan Irit Pakai Pertamax, Pertalite, atau Premium? – Mesin kendaraan bermotor dibedakan menjadi 2, yaitu mesin diesel dan mesin oto / bensin. Tentunya juga berbeda bahan bakarnya. Kalau mesin diesel berbahan bakar solar atau bahan bakar alternatif penggantinya dinamakan biosolar dan biodiesel. Sedangkan mesin oto / bensin bahan bakarnya adalah bensin. Bukannya premium, pertalite dan pertamax? Iya, ketiga nama tersebut adalah turunan dari bensin yang dikategorikan berdasarkan nilai oktan atau RON (Research Octane Number). Premium memiliki nilai RON 88, pertalite memiliki nilai RON 90, dan pertamax memiliki nilai RON 92, juga ada pertamax plus memiliki nilai RON 98. Dan bahan bakar alternatif penggantinya dinamakan bioetanol.

Berbicara tentang awet dan irit penggunaan bahan bakar merupakan idaman setiap orang, karena minimal setiap rumah pasti memiliki kendaraan bermotor. Kami bahas dulu tentang awet, di awal sudah dibahas bahwa klasifikasi bahan bakar itu berdasarkan nilai RON, semakin besar nilai RON semakin baik dan sempurna pula proses pembakaran dalam mesin. Premium lebih mudah terbakar daripada pertalite atau pertamax, sifat mudah terbakarnya inilah yang membuat pembakarannya tidak sempurna. Selain itu premium juga masih mengandung zat timbel dan timah sehingga mengakibatkan polusi udara.

Untuk pertalite dan pertamax nilai RON nya sudah diatas 90, pembakarannya akan lebih sempurna karena dapat terbakar tepat saat busi memercikkan bunga api dan hasil pembakaran akan bersih, makanya biasa disebut bahan bakar ramah lingkungan. Efek ke mesin motor bagaimana? Motor pabrikan yang standart adalah mesin dengan kompresi 9 : 1, bahan bakar yang seharusnya digunakan adalah premium. Mesin dengan kompresi 9,2 : 1, bahan bakar yang seharusnya digunakan adalah pertalite atau pertamax. Sedangkan mesin dengan kompresi 9,5 : 1, bahan bakar yang seharusnya digunakan adalah pertamax plus.

Kalau pemakaian bahan bakarnya tidak sesuai standart gimana? Efeknya adalah ke mesin, motor dengan kompresi 9,2 : 1 ke atas sudah dilengkapi dengan sistem pendingin yang dinamakan radiator, sedangkan motor dengan kompresi 9 : 1 belum dilengkapi sistem pendingin. Bahan bakar dengan nilai RON yang lebih tinggi pasti membuat mesin lebih panas, jika tidak ada sistem pendinginnya akan terjadi overheat.

Sekarang kami bahas tentang irit, bicara irit berarti bicara konsumsi pembakaran. Berhubung pembakaran premium kurang sempurna bahkan menimbulkan polusi udara tentunya pertalite dan pertamax yang lebih disarankan. Pembakarannya lebih sempurna dan ramah lingkungan, efeknya terhadap tarikan gas lebih enteng.

Gimana? Sudah paham kan mana yang lebih awet dan irit antara premium, pertalite atau pertamax? Kalau masih banyak pertanyaan silahkan diulas sharing pengalamannya ya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *