Motor Boros? Berikut Tips Hemat dan Irit BBM – Siapa sih yang nggak punya kendaraan bermotor di era industri 4.0 ini? Pastinya setiap rumah punya motor bahkan lebih dari 1 unit. Yang menjadi momok kenapa motor boros? Gimana caranya agar bisa hemat dan irit BBM (Bahan Bakar Minyak)? Tapi kok judul artikelnya aneh ya. Bukannya hemat dan irit itu sama? Sama darimana juga, jelas-jelas tulisannya beda. Haha.

Hemat itu dari segi kantong pengguna, sedangkan irit itu dari segi efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan. Ohh gitu ya, baru tau. Berikut ini akan kami sajikan beberapa tips yang pernah kami lakukan untuk membuat hemat dan irit bahan bakar

1.       Kemudikan kendaraan ½ dari torsi maksimal

Dalam ilmu otomotif yang pernah kami pelajari, berdasarkan jurnal-jurnal ilmiah tentang kendaraan bermotor. Peforma kendaraan bermotor didapat salah satunya dari cara pengemudi mengendarai kendaraannya. Dalam jurnal tersebut menyatakan bahwa dengan torsi rendah akan membuat boros bahan bakar, juga sebaliknya dengan torsi besar juga akan membuat boros bahan bakar. Yang paling tepat untuk mendapatkan efisiensi dalam berkendara agar hemat dan irit bahan bakar adalah ½ torsi maksimal.

2.       Angin ban standard

Ban yang kempos otomatis permukaan yang terkena dengan jalan lebih lebar. Akibatnya memperlambat laju kendaraan yang berhubungan langsung dengan konsumsi bahan bakar. Standard angin ban bagian depan adalah 29 psi, sedangkan standardnya angin ban belakang adalah 33 psi. Ini terbukti menghemat 5 – 10 % penggunaan bahan bakar loh.

3.       Oli berkualitas

Proses pembakaran bahan bakar tidak lepas dari yang namanya pelumas, pelumas pembakaran dinamakan oli. Oli yang berkualitas tentunya membuat gesekan piston dan blok silinder menjadi lancar. Selain membuat irit bahan bakar, juga menjaga komponen mesin tetap prima. Gantilah oli anda kurang lebih setelah menempuh jarak perjalanan 2.000 – 2.500 km.

4.       BBM berkualitas

BBM berkualitas maksudnya adalah yang sesuai dengan spesifikasi kompresi mesin. BBM berkualitas bertujuan untuk menyempurnakan pembakaran. Semakin sempurna pembakaran juga semakin irit penggunaan bahan bakar, karena tidak ada bahan bakar yang terbuang sia-sia. Tapi bukan berarti semakin tinggi nilai oktan bahan bakar semakin baik untuk kendaraan loh. Yang baik adalah yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan anda, bila terlalu tinggi nilai oktan bahan bakar yang anda gunakan justru membuat mesin anda cepat panas. Harus dilengkapi dengan teknologi pendinginan dulu.

5.       Ganti busi

Seperti yang kita ketahui bahwa yang memicu terjadinya pembakaran dalam mesin adalah busi. Oleh karena itu, agar pembakaran tetap optimal dan sempurna gantilah busi setiap menempuh perjalanan kurang lebih 6.000 – 7.000 km. Ingat, gantilah busi sesuai dengan standard kode busi.

Demikianlah secara umum yang harus dilakukan agar motor tidak boros bahkan bisa hemat dan irit bahan bakar. Dari sekian perjalanan yang pernah kami tempuh, bermodalkan 5 tips tersebut ternyata bisa menghemat pengeluaran berkisar 20 – 25%. Lumayan selain hemat dan irit juga memperpanjang umur kendaraan agar tetap dalam peforma yang optimal. Semoga sedikit pengalaman kami bermanfaat untuk anda. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *