Motor Sulit Di Starter? Cek Busi Dulu – Para pengendara motor atau mobil, pernahkah anda mengalami motor sulit di starter / dinyalakan? Padahal kemarin masih enak digunakan. Jangan terburu-buru dibawa ke bengkel. Terus apa yang harus dilakukan? Mari kita simak pembahasan kenapa motor sulit di starter.

1.       Lepas cop busi dari kabel tegangan tinggi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melepas cop busi dari kabel tegangan tinggi, kenapa bukan businya yang dilepas? Karena kita belum tau yang mati businya atau kelistrikan pengapian yang bermasalah. Setelah anda melepas cop busi dari kabel tegangan tinggi silahkan anda meletakkan ujung kabel tegangan tinggi ke massa kendaraan, biasanya diletakkan di blok silinder mesin. Kemudian starter kendaran selama 1 – 2 menit saja cukup. Lihatlah ada listrik yang keluar apakah tidak? Bila listriknya keluar berarti kelistrikan pengapian kendaraan anda tidak bermasalah.

2.       Lepas busi dari silinder cop

Setelah mengetahui kelistrikan pengapian motor anda tidak ada masalah, selanjutnya cek keadaan busi. Lepas busi dari silinder cop menggunakan kunci busi, kemudian cek kondisi busi apakah masih menyala atau tidak? Caranya pasang busi pada silinder cop, dan ujung elektrodanya silahkan anda tempel pada massa kendaraan. Selanjutnya starter kendaraan selama 1 – 2 menit saja cukup. Lihatlah ada percikkan bunga api atau tidak? Bila tidak ada, berarti busi yang bermasalah atau busi mati.

3.       Pelajari kondisi fisik busi mati dan penyebabnya

Lihatlah kondisi fisik busi, apakah masih bagus, aus, ada endapan oli, atau ada endapan karbon? 4 hal inilah penyebab busi mati yang sering terjadi. Kita bahas penyebab dan solusinya yuk

–          Busi masih bagus tapi mati

a.       Penyebab           : Elektroda busi sudah rusak, hal ini terjadi karena businya bukan orisinil

b.       Solusi                    : Ganti busi dengan yang baru sesuai kode busi

–          Busi aus

a.       Penyebab           : Pembakaran dalam silinder terlalu besar, bahan bakar yang digunakan bernilai oktan lebih tinggi dari standardnya

b.       Solusi                    : Gunakan bahan bakar bernilai oktan yang sesuai dengan kompresi mesin kendaraan

–          Busi terdapat endapan oli

a.       Penyebab           : Oli pelumas piston bocor ke ruang bakar, ring oli piston sudah rusak

b.       Solusi                    : Ganti ring oli piston, gosok dan bersihkan endapan oli

–          Busi terdapat endapan karbon

a.       Penyebab           : Pembakaran dalam silinder tidak sempurna, menggunakan bahan bakar bernilai oktan rendah

b.       Solusi                    : Gunakan bahan bakar bernilai oktan sesuai standard kompresi mesin kendaraan, gosok dan bersihkan endapan karbon

Setelah dilakukan perbaikan pada masing-masing penyebab busi mati, silahkan anda melakukan pemasangan busi pada kendaraan anda. Starter motor dan pasti kendaraan langsung nyala. Ingat ya, gunakan busi yang sesuai dengan standard kendaraan anda berdasarkan kode busi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *