Oli Mesin Bocor dan Merembes? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya – Indonesia merupakan salah satu pengguna kendaraan bermotor paling banyak di dunia, semua itu dilakukan guna mempermudah akses manusia dalam menuju suatu tempat, berbisnis, kirim barang, berangkat kerja, dan lain-lain. Tentunya tidak ada yang sempurna didunia ini meskipun teknologi kendaraan bermotor telah berkembang pesat sedemikian rupa.

Pernah nggak anda menjumpai tiba-tiba mesin basah oli dan sangat kotor? Apakah olinya bocor? Apakah mesin motornya yang rusak? Lantai di garasi tiba-tiba penuh tetesan oli?. Semua itu pasti terjadi jika anda pemilik kendaraan bermotor yang kurang merawat kendaraan anda. Jangan khawatir, motor anda baik-baik saja. Tapi jangan dibiarkan terus, lama-kelamaan mesin anda yang akan kalah dan cepat aus atau rusak gara-gara kekurangan pelumas.

 

Yuk kita simak apa yang terjadi dengan motor kita, kenapa oli bisa merembes dan menyebar ke blok mesin:

1.       Seal kopling magnet

Kopling magnet merupakan suatu komponen yang berfungsi sebagai pemindah tenaga motor dari transmisi gear 1 sampai gear terakhir kendaraan anda. Tentunya pemindah tenaga ini terjadi gesekan antara logam gear dan kopling yang memerlukan sistem pelumasan. Oli yang merembes jika dibiarkan terus menerus dapat merusak komponen kopling magnet karena gesekan yang terjadi terus menerus tanpa adanya pelumasan. Solusinya silahkan ganti seal kopling magnet, dikarenakan panas yang ditimbulkan mesin dapat merubah seal menjadi keras dan menyusut sehingga oli bocor atau merembes.

2.       Seal tutup oli

Kapasitas dari oli yang berlebih tanpa diimbangi kerapatan tutup oli tentunya akan membuat oli dapat merembes keluar melalui tutup oli, penyebab utamanya adalah seal tutup oli yang sudah tidak berfungsi. Silahkan anda mengganti seal tutup oli dengan yang baru.

3.       Seal kick starter

Kick starter biasanya juga merembes oli, tandanya seal kick starter juga sudah keras dan menyusut, segera lakukan penggantian seal kick starter untuk perawatan kendaraan anda.

4.       Packing silinder cop

Silinder cop juga dilewati oli pelumas yaitu sebagai pelumas mekanisme katup, bila silinder cop basah dengan oli. Artinya terjadi kebocoran pada packingnya, silahkan anda mengganti dengan packing yang baru.

5.       Packing silinder blok

Sebagai penggerak utama yang bergesekan langsung dengan piston adalah silinder blok, tentunya membutuhkan pelumasan yang lebih. Namun bila packing rusak, harus segera diatasi agar mesin tidak kekurangan pelumas.

Jangan sekali-kali mengecangkan baut packing dengan paksa, nanti bukan kelar urusannya justru bautnya bisa patah di dalam blok silinder.

6.       Selang angin-angin mesin tersumbat

Selang angin-angin mesin yang tersumbat membuat sirkulasi pelumasan pada mesin tidak bisa normal, sehingga oli bisa merembes melalui saluran-saluran yang bukan semestinya. Solusinya ganti selang anging-angin mesin dengan yang baru.

Sudah tau kan penyebabnya? Jika sudah tau penyebanya, solusi satu-satunya adalah mengganti seal-seal yang ada pada kendaraan anda. Karena memang kendaraan itu tidak bisa lepas dari perawatan berkala agar peforma mesin tetap optimal.

Selamat merawat kendaraan anda, semoga pengalaman kami bermanfaat bagi anda. 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *