Starter Mobil Berat? Simak Penyebabnya Berikut – Pernah nggak starter mobil terasa berat? Bila starter mobil terasa berat, artinya ada permasalahan dalam sistem starter. Tapi bisa jadi baterainya yang lemah guys. Maka dari itu dalam artikel ini akan kami bahas penyebab starter mobil berat.

Sebelum bahas penyebab starter mobil berat, alangkah baiknya kita refresh dulu pengetahuan tentang sistem starter mobil. Sistem starter mobil sendiri berfungsi sebagai penggerak awal sebuah mesin kendaraan yang putarannya disalurkan ke poros engkol melalui flywheel. Bila starter berat, penyebabnya sangatlah beragam. Intinya mobil gak langsung nyala. Hehe

Yuk langsung ke pembahasan utama yaitu penyebab starter mobil berat.

1.       Kelistrikan aki bermasalah

Aki merupakan sumber utama untuk menyalakan motor starter, bila starter berat kemungkinan besar kelistrikan aki mengalami masalah. Ambil AVOmeter untuk mengukur tegangan baterai. Apakah masih mencukupi untuk melakukan starter atau tidak. Jika tegangan aki turun hingga dibawah 10 volt, artinya aki bermasalah. Silahkan anda charger dulu aki anda.

Baca Juga : Cara Mengisi (Charger) Aki Mobil Yang Benar

2.       Kelistrikan motor starter konslet

Setelah sumber utama beres, sekarang ganti penggerak utamanya, yaitu motor starter. Untuk mengecek kelistrikan motor starter tetap menggunakan AVOmeter, yang diukur dalam motor starter adalah arus listrik. Arusnya tersampaikan dengan baik atau tidak. Normalnya motor starter dengan daya 1 kW itu membutuhkan arus mengalir sebesar 80 ampere saat motor starter tanpa beban mesin.

Ketika telah dikasih beban mesin (berhubungan dengan flywheel), arus mengalir yang dibutuhkan adalah 100 sampai 120 ampere. Ketika ampere melebihi batas arus yang dibutuhkan, artinya terjadi konslet pada motor starter. Silahkan perbaiki kelistrikan motor starter dengan mengetahui dulu cara kerja motor starter mobil.

Baca Juga : Cara Kerja Motor Starter Mobil

3.       Kompresi mesin terlalu besar dan pengapiannya kurang tepat

Kompresi mesin yang terlalu besar tanpa diimbangi dengan pengapian yang tepat membuat mobil sulit distarter juga, bahkan “mantul” dengan keras. Solusinya silahkan anda mengatur kompresi mesin anda dengan melakukan penyetelan celah katup agak rapat atau sesuai standard. Klep in 0,2 mm dan klep ex 0,3 mm.

4.       Piston berkerak karbon

Kalau komponen diatas sudah diperbaiki semua, kok masih sulit distarter. Bisa jadi piston telah berkerak karbon akibat pembakaran yang kurang sempurna. Cara mengecek masalah satu ini yaitu gunakan kunci ring 19 untuk memutar poros engol. Bila tersa berat, berarti piston berkerak karbon. Solusinya ya overhoul 😊

Demikianlah sedikit berbagi pengalaman seputar otomotif yang bisa kami tuliskan dalam artikel ini, semoga bermanfaat. Thanks 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *