Perbedaan Ban Mobil Tipe Kering dan Tipe Basah – Ada berapa jenis ban sih dalam dunia otomotif itu? Jawabnya tergantung perspektif pertanyaan anda. Bila perspektif jawaban dari segi penggunaannya, maka jawaban jenis ban mobil itu ada 2. Yang pertama ban mobil tipe kering, kedua ban mobil tipe basah.

Muncul lagi pertanyaan, terus bedanya ban mobil tipe kering dan tipe basah apaan? Bedanya dari segi desain. Desain ban mobil tipe kering ditujukan penggunaannya pada waktu musim kemarau, sedangkan ban mobil tipe basah ditujukan penggunaanya pada waktu musim penghujan.

Terus ada ciri-ciri khusus untuk membedakan ban mobil tipe kering dan tipe basah tidak? Tentunya pasti ada. Ciri yang paling mudah untuk dipelajari perbedaan kedua ban tersebut adalah dengan melihat secara fisik kondisi ban.

Untuk ban mobil tipe kering, memiliki sedikit alur guna mempernyak traksi ban ke jalanan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kegunaan ban tipe kering ini cocok untuk kendaraan sport atau mobil balap. Namun tidak dianjurkan memasang ban ini pada musim penghujan. Soalnya desain ban yang hanya memiliki sedikit alur akan membuat efek aquaplanning, dimana air hujan tidak bisa keluar dari ban sebab sedikitnya alur ban yang dapat mengakibatkan slip pada roda. Kalau roda sudah slip, resiko terjadi kecelakan sangat tinggi apalagi laju kendaraan diatas 120 Km/jam.

Untuk ban mobil tipe basah, memiliki banyak alur guna mengurangi traksi ban ke jalanan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kegunaan ban tipe basah ini cocok untuk kendaraan umum. Sehingga tidak perlu mengganti-ganti ban saat pergantian musim kemarau ke musim penghujan. Desain alur yang banyak pada ban guna menghindari efek aquaplanning, dimana ban akan membuang air keluar melalui alur ban. Sehingga meminimalisir terjadinya slip pada roda dan meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Semua tipe ban ada kekurangan dan kelebihannya, jadi tergantung selera anda menggunakan ban wet type atau dry type. Kalau tipe kering laju bisa optimal karena traksi besar, namun saat kondisi jalan basah bisa timbul efek aquaplanning dan beresiko slip. Sedangkan tipe ban basah laju kendaraan tidak bisa optimal karena traksi kecil, namun saat kondisi jalanan basah bisa meminimalisir efek aquaplanning dan slip roda.

Untuk membedakan kedua jenis ban ini, biasanya tertera pada samping ban. Tulisan dry type untuk ban tipe kering dan wet type untuk ban tipe basah.

Demikian sedikit pengetahuan yang bisa kami bagikan, semoga artikel ini bermanfaat dan sedikit membantu permasalahan anda. Terima kasih telah berkunjung 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *