Mengenali Kondisi Kampas Rem Masih Baik Atau Sudah Rusak – Kenyamanan dan keamanan dalam berkendara merupakan hal penting yang sering diabaikan para bikers. Salah satu komponen yang menunjang keamanan dan kenyamanan dalam berkendara adalah kampas rem. Semua jenis rem tetap menggunakan kampas rem, entah itu rem tromol, rem cakram, rem mekanik, rem hidrolis, maupun rem pneumatis.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas kondisi rem masih baik atau sudah jelek bahkan rusak dari perspektif kondisi kampas rem. Kampas rem yang baik terbuat dari bahan dasar yang baik pula, tentunya yang lebih berkualitas. Bahan dasar kampas rem yang berkualitas secara kasat mata warnanya akan lebih gelap dan tidak berpori.

Untuk kampas rem yang tergolong dalam kategori kurang baik (aftermarket), biasanya bahan dasar kampas rem menggunakan asbes. Asbes digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kampas rem karena secara kenyataan memang tahan api, tahan panas, dan harganya lebih murah jika dibandingkan kampas rem orisinil. Secara kasat mata warnanya akan lebih terang dan agak kasar.


Ciri kampas rem mulai tipis

Untuk mengidentifikasi kampas rem masih utuh atau telah menipis sangatlah mudah. Kendaraan keluaran terbaru rata-rata untuk rem depan menggunakan rem cakram, sedangkan untuk rem belakang rata-rata menggunakan rem tromol.

Rem cakram mulai menipis cirinya adalah minyak rem yang ada dalam master rem telah berkurang, hal ini disebabkan minyak rem pindah tempat ke kaliper pendorong. Rem cakram bukan termasuk rem mekanik, tapi sudah termasuk rem hidrolis. Oleh sebab itu, agar tercipta pengereman sempurna yang berkurang adalah fluida minyak rem. Sebenarnya istilah berkurang itu salah, yang tepat adalah minyak berpindah ke kaliper pendorong karena kampas rem telah menipis.

Rem tromol mulai menipis cirinya adalah tuas pengereman ketika diinjak sangatlah dalam. Untuk kendaraan roda dua (sepeda motor), rem tromol masih tergolong dalam kategori rem mekanis. Sedangkan pada mobil, untuk rem tromol sudah masuk kategori rem hidrolis. Kedalaman tuas saat diinjak disebabkan kampas rem telah menipis.

Segera lakukan penggantian kampas rem jika anda mengetahui ciri-ciri yang kami paparkan diatas, baik rem cakram maupun rem tromol. Untuk tips agar kampas rem awet yaitu, sering-seringlah anda membersihkan kaliper dan fleksibel pin cakram secara berkala. Selanjutnya pastikan piringan cakram tidak menempel pada kampas rem ketika kondisi normal. Cepat habisnya kampas rem bisa jadi disebabkan oleh gesekan terus menerus ketika roda berputar akibat kampas rem menempel pada piringan cakram. Solusinya setel ulang posisi kampas rem dengan piringan cakram.

Demikian sedikit berbagi pengetahuan kami seputar otomotif, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *