Rem Blong? Berikut 3 Penyebab Utamanya – Rem blong merupakan suatu kondisi dimana rem suatu kendaraan mengalami gagal fungsi atau tidak bisa digunakan untuk melakukan pengereman sama sekali. Hal ini sering terjadi pada kendaraan roda 4. Untuk roda 2 kami rasa jarang ditemui.

Kami pernah berbincang dengan salah satu orang dinas perhubungan yang sering mengalami kecelakaan, dan setelah ditelusuri lebih lanjut bersama pihak terkait seperti polisi dan lainnya. Hasil olah TKP menyatakan bahwa terjadinya kecelakaan terutama dipicu oleh rem blong pada kendaraan tersebut. Terutama hal ini sreing terjadi pada truk dengan muatan berlebih.

Oleh karena itu, kami yang berkecimpung dalam dunia otomotif ingin membagikan sedikit informasi penyebab rem blong pada kendaraan, terutamanya pada kendaraan roda 4. Yuk langsung saja pada poin inti pembahasan berikut.

Baca Juga : Mengenali Kondisi Kampas Rem Masih Baik Atau Sudah Rusak

3 Penyebab Utama Rem Blong

1.       Kehabisan Minyak Rem

Untuk kendaraan yang beredar di Indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem pengereman hidrolik, dimana sebagai penggerak utamanya yaitu fluida minyak rem. Jika terjadi pengurangan minyak rem sehingga sampai kehabisan tentunya akan menyebabkan rem menjadi blong.

Habisnya minyak rem terutama disebabkan oleh kebocoran sistem. Ketika anda menginjak tuas rem, yang terjadi adalah fluida minyak yang ada dalam master rem turun ke sistem pengereman dengan tekanan piston pada wheel cylinder untuk model rem tromol. Dan untuk rem cakram minyak rem diteruskan ke caliper untuk menekan kampas.

Bila kehabisan minyak rem apakah bisa terjadi proses penenkan piston dan caliper untuk menekan kampas rem? Jawabnya sudah jelas tidak bisa. Hal inilah yang menyebabkan rem blong kategori pertama.

2.       Aus-nya Komponen Pengereman

Untuk kategori penyebab rem blong yang kedua ini adalah aus-nya komponen sistem pengereman. Mulai dari aus-nya kampas rem, piston rem, sampai pada aus-nya seal master silinder. Ketika komponen suatu sistem mengalami ke-aus-an, yang terjadi adalah menurunkan kinerja sistem tersebut bahkan sampai gagal fungsi.

Misalkan aja piston rem aus, yang seharusnya piston rem berfungsi untuk menekan fluida minyak rem agar terjadi penekanan pada kampas justru “kempos”. Nah, “kempos” inilah yang membuat rem tidak pakem bahkan masuk kategori blong.

3.       Terjadinya Vapour Lock

Vapour lock merupakan suatu kondisi menguapnya fluida minyak rem yang disebabkan oleh temperatur yang terlalu panas. Panas yang dimaksudkan disini terutama berasal dari proses pembakaran yang terjadi dalam mesin. Menguapnya fluida minyak rem menjadikan sebuah gelembung udara dalam master rem. Ketika ada gelembung udara dalam sistem pengereman apa yang terjadi? Jawabnya pengereman akan “mendal”. Solusinya harus dilakukan bleeding rem ulang untuk mengeluarkan udara yang terjebak dalam sistem rem tersebut.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami sampaikan, semoga sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan membantu permasalahan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *