3 Akibat Yang Timbul Bila Pakcing Head Cylinder BocorPacking atau gasket merupakan suatu komponen dalam kendaraan bermotor yang berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran suatu sistem. Engine seluruhnya terbuat dari bahan logam dengan tujuan mampu menahan panas yang ditimbulkan mesin akibat pembakaran dalam.

Ketika logam 1 dengan logam lainnya ditempelkan tanpa adanya gasket, packing, atau seal. Tentunya akan terjadi kebocoran karena sifat logam itu tidak bisa menyatu secara utuh. Salah satu bagian mesin yang membutuhkan gasket atau packing adalah antara silinder kepala dan silinder blok mesin. Disebelah silider blok ada gasket atau packing dengan water jacket untuk masuknya air pendingin radiator ke engine. Apabila terjadi kerusakan atau kebocoran pada packing silinder kepala apa akibatnya? Nah, dalam artikel kali ini kami akan membahas sedikit penjelasan tentang akibat tersebut. Yuk simak penjelasan berikut ini.

1.       Mesin Sering Overheat

Ketika packing antara silinder head dan silinder blok bocor, maka yang terjadi pertama kali adalah mesin sering overheat. Hal ini terjadi karena panas yang dihasilkan oleh pembakaran keluar melalui celah kebocoran packing tersebut. Selain mesin sering overheat, tentunya efek yang ditimbulkan adalah tenaga yang dihasilkan engine tidak akan bisa maksimal karena terjadi kebocoran packing.

2.       Air Radiator Sering Habis

Normalnya, tanda kebocoran radiator adalah terdapat tetesan air dilantai tepat dibawah bumper depan mobil. Namun hal ini tidak terjadi, kok sering banget ya air radiator habis? Hal tersebut terjadi disebabkan kebocoran packing antara silinder blok dengan water jacket, sehingga air radiator sedikit demi sedikit merembes bocor masuk keruang bakar.

Baca Juga : Cara Mengenali Kerusakan Pada Radiator Mobil

Cara paling mudah mendeteksi packing bocor adalah dengan membuka tutup radiator, kemudian silahkan anda menyalakan mesin sampai suhu kerjanya. Didalam radiator akan timbul gelembung-gelembung udara, itu menandakan ada udara masuk dari silinder blok akibat kebocoran packing. Atau paling tepat diuji dengan radiator tester, bila tekanan yang ditunjukkan oleh skala radiator leak tester mencapai 157 Kpa atau 23 Psi, kemudian tidak ada tetesan air radiator yang keluar, namun tekanan yang ditunjuk skala radiator turun secara perlahan, bisa dipastikan terjadi kebocoran paking silinder blok dengan water jacket.

3.       Oli Mesin Cepat Berwana Cokelat

Bocornya packing silinder head juga menyebabkan oli mesin cepat cokelat. Hal ini disebabkan air radiator yang merembes bisa masuk keruang oli yang ada di carter. Bercampurnya oli dengan air meski sedikit demi sedikit, lama kelamaan akan mengakibatkan wujud oli berubah menjadi lebih kental dan berwarna kecokelatan putih, buka kecokelatan hitam.

Demikian sedikit berbagi ilmu dan pengetahuan yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga sedikit tulisan ini bermanfaat dan bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang anda alami. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *