3 Ciri Thermostat Radiator Mobil Rusak – Seperti yang kita jelaskan pada artikel sebelumnya bahwa thermostat radiator mobil berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin ke engine mobil agar tidak terjadi overheating. Thermostat radiator tidak akan membuka sebelum engine mencapai suhu kerjanya, hal ini ditujukan agar mesin mudah dinyalakan dan irit bahan bakar.

Ketika engine sulit dinyalakan, bahan bakar boros, mesin mudah panas. Hal demikian itu bukan berarti anda langsung melakukan overhoul pada mesin, namun anda bisa melakukan pengecekan terhadap komponen pendingin radiator terutama bagian thermostat. Dalam artikel kali ini kami akan sedikit menjelaskan bagaimana ciri-ciri thermostat air pendingin suatu engine itu telah rusak. Rusaknya suatu komponen dalam engine bisa kita ketahui dengan melihat efek yang tidak normal pada kendaraan. Yuk langsung pada poin inti pembahasan berikut.

Baca Juga : Cara Kerja Thermostat Pada Radiator Mobil

Ciri-Ciri Thermostat Radiator Rusak

1.       Mesin Sering Overheat

Thermostat tidak akan membuka ketika mesin masih dingin, mulai membuka hanya saat mesin telah mencapai temperatur kerja engine sekitar 85 – 90 derajat celcius. Namun berbeda halnya jika thermostat rusak, baik temperature engine dingin maupun panas maka thermostat akan tetap menutup. Efek yang ditimbulkan jika thermostat tetap menutup, padahal engine telah mencapai suhu kerjanya maka air pendingin radiator tidak akan bisa disirkulasikan untuk mendinginkan engine. Hal ini menjadi pemicu utama mesin sering overheat yang disebabkan thermostat mengalami kerusakan.

2.       Engine Sulit Dinyalakan

efek thermostat radiator rusak yang kedua adalah mesin sulit dinyalakan, terutama kondisi waktu pagi hari. Hal ini disebabkan pada temperatur masih dingin, katakanlah masih pada suhu 30 derajat celcius, thermostat sudah membuka. Yang seharusnya mesin bisa menyala karena pendinginan masih tersebar pada water jacket, justru pendinginan telah melewati sistem radiator. Hal ini terjadi akibat dari rusaknya thermostat yang telah membuka pada temperatur rendah.

3.       Bahan Bakar Boros

Untuk ciri ketiga ini merupakan lanjutan dari efek kerusakan yang nomor 2. Ketika suatu engine sulit dinyalakan, engine akan memutuhkan asupan bahan bakar lebih agar tercipta suatu pembakaran dalam ruang bakar. Ketika thermostat rusak dan dibiarkan dalam waktu yang cukup lama, maka efeknya adalah konsumsi bakan bakar akan lebih boros.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang anda alami. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *