3 Penyebab Mobil Dengan Mesin Diesel Lebih Boros – Secara umum, kendaraan bermotor dibagi menjadi 2. Yaitu mesin otto dengan bahan bakar bensin dan mesin diesel dengan bahan bakar solar. Sekarang ini banyak penelitian yang dilakukan untuk mencari bahan bakar alternatif kedua jenis mesin tersebut. Jika mesin otto menggunakan bahan bakar pengganti yang dinamakan bioetanol, sedangkan mesin diesel menggunakan bahan bakar alternatif yang namanya biosolar atau biodiesel.

Untuk beberapa orang memang ada yang beranggapan bahwa mesin diesel lebih boros daripada mesin bensin. Namun sebenarnya mesin diesel itu lebih irit jika dibandingkan dengan mesin bensin. Untuk perhitungan ekonomis berdasarkan data yang aktual akan kami tuliskan dalam artikel berikutnya aja ya. Sedangkan pada artikel kali ini kami akan membahas artikel tentang kenapa mesin diesel menjadi lebih boros. Langsung simak penjelasan berikut.

Penyebab Mesin Diesel Boros

1. Nozzle Bermasalah

Mobil dengan mesin diesel didesain dengan sedemikian rupa tanpa adanya busi. Hal ini disebabkan solar bisa terbakar dengan sendirinya pada panas tertentu sehingga bisa menimbulkan ledakan untuk menggerakkan piston dan memutar poros engkol. Sedangkan untuk memasukkan bahan bakar berupa solar ke dalam ruang bakar menggunakan sistem injeksi yang dinamakan nozzle.

Agar nozzle bisa menyemprotkan bahan bakar dengan sempurna, maka nozzle ini telah bertekanan tinggi. Apalagi untuk model mesin diesel yang telah menggunakan teknologi common rail, tekanan nozzle memang dibuat ekstra tinggi. Jika nozzle bermasalah, maka yang terjadi adalah konsumsi bahan bakar akan lebih boros. Tanda-tanda paling mudah untuk dikenali jika nozzle bermasalah adalah keluar asap hitam melalui knalpot, hal ini merupakan efek dari pembakaran bahan bakar yang kurang sempurna karena campurannya terlalu kaya.

Baca Juga : 4 Warna Asap Kendaraan Indikasi Kerusakan Mesin

2. Cara Kemudi Tidak Normal

Faktor kedua yang paling dominan irit atau borosnya penggunaan bahan bakar adalah dari cara kemudinya. Jika pengemudi mobil diesel tidak normal, maka konsumsi solar juga tidak normal. Torsi mesin terlalu rendah juga akan boros, torsi mesin terlalu tinggi juga akan boros. Yang benar bagaimana? Agar mencapai penggunaan bahan bakar solar yang paling irit adalah mengemudikan kendaraan dengan ½ torsi maksimum.

3. Tapak Ban Yang Lebar

Mesin diesel memang lebih identik dengan tapak ban yang lebih lebar jika dibandingkan dengan tapak ban mesin bensin. Efek dari tapak ban yang lebih besar ini adalah membutuhkan daya lebih untuk memutarkan roda, sehingga konsumsi bahan bakar solar akan berlebih dari umumnya.

Demikian sedikit ulasan terkait penyebab mobil diesel lebih boros yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *