Prinsip Kerja Mesin Diesel 4 Tak Pada Mobil – Apa yang telah anda ketahui tentang mesin diesel? Bagaimana prinsip kerja mesin diesel 4 tak? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan anda menyimak artikel berikut dengan seksama.

Perbedaan Mesin Diesel Dan Mesin Bensin

Secara umum langkah kerja mesin diesel dan mesin bensin itu sama, meliputi langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja dan langkah buang. Namun yang membedakan disini adalah mesin diesel tidak memerlukan busi untuk memercikkan bunga api, karena mesin diesel dengan bahan bakar solar mampu terbakar dengan sendirinya saat mesin mencapai kompresi tertentu. Maka dari itu mesin diesel biasa disebut dengan nama engine self combustion karena bisa menciptakan pembakaran dengan sendirinya tanpa bantuan busi.

Selanjutnya yang membedakan lagi antara mesin diesel dan mesin bensin adalah pemasukan bahan bakarnya. Jika pada mesin bensin pemasukan bahan bakarnya saat langkah hisap, maka pada mesin diesel pemasukan bahan bakarnya pada saat akhir langkah kompresi. Sehingga pada saat langkah hisap yang masuk dalam ruang bakar adalah udara saja. Kemudian udara ini dikompresi dengan tekanan sangat tinggi, saat akhir langkah kompresi nozzle menyemprotkan bahan bakar solar kedalam ruang bakar. Dengan kompresi yang tinggi tersebut, maka solar akan langsung terbakar sehingga menggerakkan piston dari TMA (Titik Mati Atas) / TDC (Top Dead Center) ke arah TMB (Titik Mati Bawah) / BDC (Bottom Dead Center).

Temperatur yang dihasilkan oleh kompresi mesin diesel ini bisa mencapai 6000 derajat celcius, sedangkan titik didih bahan bakar solar berada pada 3000 derajat celcius dan titik sulut solar sekitar suhu 50 – 900 derajat celcius. Oleh karena itu, tanpa busi pun mesin diesel akan tetap bisa menyala.

Baca Juga: Prinsip Kerja Sistem Pengapian CDI (Capasitor Discharge Ignition) Pada Mobil

Cara Kerja Mesin Diesel

1.       Langkah Isap

Piston bergerak dari TMA/TDC ke TMB/BDC, katup isap membuka dan katup buang menutup. Bergeraknya piston ini membuat volume ruang bakar menjadi besar, sehingga udara luar masuk kedalam ruang bakar tanpa bahan bakar.

2.       Langkah Kompresi

Piston bergerak dari TMB/BDC ke TMA/TDC, katup isap dan katup buang sama-sama menutup. Dengan pergerakan piston tersebut membuat volume ruang bakar menjadi rapat/menyempit sehingga membuat temperatur dan tekanan udara menjadi sangat tinggi. Pada saat akhir langkah kompresi nozzle menyemprotkan solar kedalam ruang bakar.

3.       Langkah Kerja

Dengan kompresi yang tinggi dan bahan bakar solar yang terinjeksi kedalam ruang bakar membuat terjadinya ledakan/pembakaran bahan bakar secara sendirinya (self combustion). Sehingga membuat piston bergerak dari TMA/TDC ke TMB/BDC, dan posisi kedua katup masih sama-sama menutup.

4.       Langkah Buang

Sisa hasil pembakaran bahan bakar solar dibuang melalui exhaust port dengan diawalinya piston yang bergerak dari TMB/BDC ke TMA/TDC sehingga sisa gas hasil pembakaran terdorong keluar, katup buang terbuka dan katup isap tertutup.

Demikian sedikit ulasan terkait cara kerja mesin diesel 4 tak yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *