Kendaraan Berjalan, Apa Penggerak Mula Motor Bakar? – Untuk anda yang masih awam terkait motor bakar dan kendaraan, pastinya anda bertanya-tanya bagaimana caranya kendaraan bisa berjalan. Terutama bagi pelajar maupun mahasiswa yang belajar di jurusan teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, dan teknik otomotif.

Pada artikel kali ini, kami akan memberikan penjelasan singkat mengapa kendaraan bisa berjalan, padahal anda hanya memasukkan bahan bakar berupa cairan. Entah itu berupa premium, pertalite, pertamax, bahkan bahan bakar solar.

Secara umum kendaraan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu kendaraan mesin bensin berbahan bakar bensin yang memiliki nilai oktan tertentu, dan kendaraan mesin diesel berbahan bakar solar yang memilki nilai setan. Kendaraan bisa berjalan dikarenakan terjadi pembakaran bahan bakar didalam ruang bakar suatu engine kendaraan.

Motor penggerak mula merupakan suatu motor yang merubah tenaga primer berupa aliran dan tekanan cairan / gas, panas, listrik, kimia yang tidak diwujudkan dalam bentuk aslinya, tetapi diwujudkan dalam bentuk tenaga mekanis. Contoh motor penggerak mula: Turbin Air, Mesin Uap, Motor Bakar, Kincir Angin.

Adapun yang kita bahas dalam artikel ini adalah motor bakar. Motor bakar yaitu pesawat penggerak mula yang mengubah tenaga kimia bahan bakar menjadi tenaga panas / kalor dengan jalan pembakaran, panas tersebut selanjutnya dirumabh menjadi tenaga mekanik. Berikut ini tampilan proses pengubahan tenaga kimia bahan bakar menjadi tenaga mekanik pada motor bakar.

Nah, dari gambar diatas terlihat bahwa proses pembakaran terjadi bila ada bahan bakar, udara, dan pengapian. Jadi didalam sebuah sistem mesin kendaraan pasti dipenuhi dengan 3 hal tersebut sehingga mesin kendaraan anda bisa menyala dan akhirnya berjalan untuk dikendarai.

Bagian dalam mesin kendaraan anda ya seperti dalam gambar tersebut. Untuk bagian bawah piston terlihat engkol yang berputar akibat dorongan torak dari hasil pembakaran bahan bakar. Engkol yang berputar disebut sebagai mekanisme engkol yang memiliki fungsi mengubah gerak translasi torak (gerak bolak-balik torak) menjadi gerak putar pada poros engkol.

Putaran poros engkol ini kemudian diteruskan ke transmisi, transmisi diteruskan ke rantai untuk kendaraan bermotor, dan ujungnya sampai roda bisa berputar. Bila untuk mobil, dari poros engkol diteruskan ke flywheel, kemudian ke transmisi, dilanjutkan ke propeler, gardan dan ujungnya ke roda sehingga bisa berputar.

Sudah paham ya bagaimana ceritanya kendaraan bisa berjalan? Semoga sedikit tulisan ini bisa membantu permasalahan anda dan menambah wawasan bersama. Bila ada yang kurang silahkan sharing, ilmu akan lebih bermanfaat bila kita bagikan. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *