Seiring bertambahnya jumlah kendaraan yang tidak diimbangi pelebaran jalan tentunya akan menimbulkan efek yang biasa disebut macet (stop and go). Kondisi ini membuat mesin mobil tidak bisa bekerja dengan optimal, sehingga beberapa komponen kendaraan akan bekerja lebih ekstra. Mobil yang digunakan pada kondisi jalanan macet akan lebih boros dan juga lebih cepat rusak jika anda tidak sering-sering melakukan servis berkala. Komponen apa sajakah yang bekerja ekstra saat jalanan macet? Berikut penjelasannya:

Baca Juga : Kupas Tuntas Cara Kerja Mobil Listrik

  1. AC (Air Conditioner)
    Part yang satu ini menduduki urutan pertama dikarenakan mayoritas orang jika terjebak pada jalanan macet akan menyalakan AC mobil disebabkan cuaca sangat panas. Jika kondisi cuaca panas terik, thermoswitch akan terus memerintahkan kompresor bekerja karena suhu kabin yang belum mencapai titik dingin yang diinginkan. Sebaliknya, bila kondisi macet saat musim hujan juga akan menyalakan AC dikarenakan suhu luar dan dalam ruangan harus seimbang, jika tidak seimbang yang terjadi adalah ruang kabin mobin anda akan penuh dengan embun.
  2. Kopling
    Baik kopling manual maupun kopling matic akan sama-sama bekerja ekstra saat kondisi jalanan macet. Untuk kopling manual tentunya anda akan lebih sering menginjak pedal kopling, sedangkan kopling matic justru akan bekerja lebih ekstra dibandingkan kopling manual. Efeknya, suhu kopling meningkat dan beban untuk menyalurkan tenaga ke roda semakin besar dengan suhu yang jauh lebih tinggi dari kondisi normal.
  3. Sistem Pendingin Mesin
    Yang dimaksudkan sistem pendingin mesin disini adalah kisi-kisi radiator dan kondensor AC. Kedua sistem pendingin tersebut merupakan komponen yang berfungsi untuk menyerap panas yang dihasilkan mesin. Kondisi macet membuat mesin bekerja ekstra, sehingga panas yang diserap kedua komponen ini akan lebih besar. Jadi yang harus diperhatikan adalah kisi-kisi radiator maupun kondensor harus selalu dalam keadaan bersih agar proses penyerapan panas bisa optimal.
  4. Kipas Elektrik
    Sejauh yang kita ketahui, sistem pendingin bekerja dengan bantuan kipas atau hembusan angin ketika mobil melaju. Untuk jalanan macet tentunya tidak akan ada hembusan angin yang mempu mendinginkan sistem pendingin mesin. Oleh karena itu yang bekerja ekstra adalah kipas elektrik yang terhubung langsung dengan V-belt maupun yang terhubung dengan baterai langsung.
  5. Sistem Rem
    Jika saya pribadi berkendara dalam kondisi macet tentunya akan lebih sering menginjak pedal rem. Semakin sering kita menginjak pedal rem, maka semakin ekstra pula kerja dari sistem rem. Semakin ekstra kerja sistem rem, maka rem akan cepat aus dan rawan dengan selip. Oleh karena itu komponen rem juga harus sering dilakukan perawatan berkala dengan tujuan melokalisir / meminimalkan resiko berkendara saat macet.

Demikian artikel yang bisa kami tuliskan kali ini, tidak bermaksud menggurui bahkan merasa pintar sendiri. Berbagi wawasan adalah tujuan kami, jika ada kekurangan silahkan tambahkan di kolom komentar. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *