Teknologi otomotif akan selalu dikembangkan guna mencapai kenyamanan dan keamanan pengendara dan penumpang. Salah satu komponen yang ditingkatkan teknologinya adalah sistem pengereman. Bayangkan saja bila sistem pengereman tidak berfungsi, pastinya anda sebagai pengendara maupun penumpang tidak akan berani menaiki kendaraan tersebut. Sedangkan angka kecelekaan di Indonesia yang paling tinggi disebabkan oleh rem blong. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas penyebab dan cara mengatasi rem blong. Yuk langsung pada poin pembahasan berikut.

Penyebab Rem Blong

  1. Kanvas Rem Aus
    Dalam sistem pengereman, kanvas merupakan komponen yang bergesekan langsung dengan tromol maupun cakram untuk menghentikan laju kendaraan. Penyebab rem blong yang menduduki posisi pertama ada kanvas rem aus, apabila kanvas rem aus artinya bidang gesek untuk memperlambat dan menghentikan laju kendaraan sangatlah kecil.
  2. Minyak Rem Habis
    Rem kendaraan bermotor saat ini yang paling banyak digunakan pada kendaraan mobil maupun motor adalah rem hidrolis. Artinya semua sistem pengereman berbasis fluida menggunakan minyak rem untuk meneruskan tekanan pedal agar mampu mendorong kanvas rem untuk bergesekan dengan disc brake maupun dengan tromol. Jika minyak rem habis, maka tekanan dari pedal rem tidak akan bisa diteruskan sehingga menyebabkan rem menjadi blong.
  3. Seal Master Silinder Rusak
    Seal berfungsi untuk menahan fluida agar tetap dalam sistem pengereman yang bertujuan untuk meneruskan tekanan agar sampai pada kanvas rem untuk melakukan gesekan guna memperlambat atau menghentikan laju kendaraan. Rem blong juga bisa disebabkan seal master silinder rusak karena fluida tidak mampu bekerja dengan baik.
  4. Sistem Pengereman Bocor
    Sebenarnya poin 4 ini hampir sama dengan poin 3. Bedanya adalah kebocoran sistem pengereman tidak hanya pada seal master silinder saja, melainkan bisa melalui selang yang sudah lama tidak diganti juga bisa menyebabkan kebocoran sistem pengereman.
  5. Minyak Rem Mengendap
    Minyak rem bisa mengendap karena viskositasnyaa yang terlalu tinggi, akibatnya bila minyak rem mengendap adalah fluida tidak bisa bergerak dengan bebas untuk meneruskan tekanan dari pedal rem. Alhasil efeknya adalah rem menjadi blong.
  6. Vapour Lock
    Vapour lock merupakan kondisi dimana minyak rem menjadi gelembung-gelembung udara yang disebabkan pengaruh dari panas mesin kendaraan. Gelembung-gelembung ini nantinya akan mengendap dan mengganggu sistem pengereman seperti halnya nomor 5 yang ujung-ujungnya akan membuat rem menjadi blong.
  7. Kualitas Minyak Rem Jelek
    Kategori yang terakhir ini merupakan hal yang paling riskan, karena tidak semua bengkel penjual minyak rem bisa amanah. Ketika yang dimasukkan dalam sistem pengereman adalah minyak rem yang berkualitas buruk, maka viskositasnya tidak akan bertahan dengan baik sehingga dapat mengendap, berkerak, dan membuat sistem rem menjadi blong.

Baca Juga : 5 Komponen Mobil yang Bekerja Ekstra Saat Kondisi Jalanan Macet

Cara Mengatasi Rem Blong

Tidak lengkap rasanya jika menyajikan sebuah artikel penyebab rem blong tanpa disertai cara mengatasinya, berikut ini merupakan cara mengatasi rem blong versi meisetio.com:

  1. Servis Berkala
    Servislah kendaraan anda secara berkala terutama sistem pengeremannya dengan tujuan mengurangi resiko kecelakaan yang menimpa. Standar perawatan kendaraan adalah setiap menempuh perjalanan 10.000 Km sekali.
  2. Menggunakan Minyak Rem Berkualitas
    Kualitas minyak rem merupakan salah satu pemicu terjadi rem blong yang menyebabkan kecelakaan, oleh karena itu gunakanlah minyak rem yang berkualitas. Sedikit mahal tidak masalah daripada anda harus kehilangan nyawa gara-gara menggunakan minyak rem yang buruk. Hehe.

Demikian sedikit informasi seputar otomotif yang bisa kami tuliskan pada artikel kali ini, semoga tulisan ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *