Sistem pengereman pada kendaraan terkini yang paling populer masih menggunakan rem cakram. Tidak semua orang bisa memahami prinsip kerja rem cakram mobil ataupun motor. Oleh karena itu kami akan sedikit berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait cara kerja rem cakram mobil maupun motor. Dikarenakan rem cakram pada mobil atau motor secara umum konstruksinya sama, maka akan kami uraikan secara garis besarnya saja. Yuk simak artikel berikut.

Baca Juga : 3 Penyebab Rem Cakram Motor Seret dan Solusinya

Keadaan Netral (pedal rem tidak tertekan)

Gambar. Seal torak kaliper netral

  • Tidak ada tekanan fluida rem
  • Torak tidak bergerak
  • Seal diam pada posisinya

Saat Pengereman (pedal rem ditekan)

Gambar. Seal torak kaliper bertekanan

  • Tekanan fluida rem mendorong torak keluar silinder
  • Bibir seal yang bergerak dengan torak tertarik mengikuti gerakan torak hingga penumpang seal bengkok (kebengkokan penampang seal terbatas)
  • Jika celah kanvas terhadap cakram cukup besar, gerakan torak melebihi kemampuan bengkok penampang seal, torak slip tehadap seal.

Saat Pelepasan (pedal rem dilepas)

Gambar . Seal torak kaliper lepas injakan

  • Tekanan cairan rem hilang
  • Seal menarik torak kembali pada posisi tidak mengerem
  • Jalannya piston : 0,15 – 0,25 mm

Keterangan

Penyetelan rem cakram hanya berfungsi dengan baik apabila:

  • Kelonjongan cakram tidak lebih 0,1 mm
  • Gerakan torak dalam silinder tidak terganggu
  • Pada kaliper luncur gerakan luncur harus berfungsi baik

Perbandingan Antara Rem Cakram Dan Rem Tromol

Pada rem cakram diperlukan gaya hidraulis lebih tinggi untuk mendapatkan tekanan rem yang sama besarnya sehingga rem cakram menjadi lebih panas. Karena pendinginan rem cakram baik, maka tidak ada fading. Fading sering terjadi pada rem tromol jika panas. Akibat fading yaitu koefisien gesek dari kanvas rem menjadi kecil dan gaya pengereman menjadi kecil.

Nah, apakah kalian sudah faham tentang cara kerja rem cakram kendaran? Demikian sedikit ulasan yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan dan menamah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *