Sobat otomotif yang saya banggakan, tulisan ini akan menceritakan kejadian yang kami alami ketika perjalanan dari Kediri ke Jember untuk menghadiri undangan “Sarasehan PPM dan PPPM se Jawa Timur dan Bali” yang diadakan di PPM SR Jember tanggal 24 Maret 2019. Kami mewakili Forsmi (Forum Sarjana Mubaligh dan Mahasiswa Indonesia) untuk memberikan materi terkait FDC (Forsmi Database Center), kalau nggak percaya ini ada fotonya. Hehe.

Pembukaanya cukup ya, langsung pada poin permasalahan berikut. Kejadian bermula dari kemacetan selama 2 jam, tiba-tiba saja timbul suara ledakan dari kap mobil dan timbul asap. Setelah itu kami matikan mesin selama 30 menit dan melanjutkan perjalanan kembali sekitar 4 Km, kemudian mobil mati total. Bongkar deh itu part mobil, ketemu penyebab dan solusinya. Simak uraian berikut.

Penyebab Mobil Berasap dari Kap Mesin Mobil

1. Oli Habis

Saat sebelum memulai perjalanan, pastikan mobil sobat olinya normal. Cara mengecheck oli normal gimana? lihat indikator oli merah atau tidak. Jika indikator oli berwarna merah, artinya oli mobil sobat sudah mencapai batas minimum dan harus segera dilakukan penambahan atau pengisian ulang.

Oli mesin mobil memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai pelumas mesin untuk meredam terjadinya gesekan antar logam part penyusun mesin diantara piston, silinder block, gear dan sebagainya. Kemudian fungsi lainnya adalah sebagai pendingin mesin akibat panas yang ditimbulkan oleh gesekan part tersebut. Ketika oli mesin sobat tidak normal, maka yang terjadi adalah kedua fungsi tersebut tidak bisa terpenuhi yang efeknya akan menimbulkan asap dari kap mesin mobil karena tidak ada pelumas dan pendinginnya.

2. Air Radiator Habis / Tersumbat

Cara memastikan air radiator masih penuh atau habis bukan melalui wadah cadangan radiator, melainkan dengan cara membuka tutup radiatornya. Silahkan periksa air radiator masih dapat digunakan untuk menempuh perjalan jarak jauh atau tidak. Kesalahan yang kami lakukan adalah tidak memeriksa air raditor terlebih dahulu sebelum berangkat, ditengah jalanan macet mesin bekerja ekstra karena sistem AC dinyalakan, kemudian dikit-dikit injak dan lepas kopling, gas, dan rem, sedangkan mobil jalannya lambat. Kondisi jalanan macet memaksa mesin untuk bekerja lebih ekstra jika dibandingkan dengan perjalanan bisa. Lebih detailnya baca 5 Komponen Mobil yang Bekerja Ekstra Saat Kondisi Jalanan Macet.

Setelah dibongkar, ketemu penyebab mobil berasap dari kap mesin yaitu radiator jebol. Coba lihat gambar dibawah, sudah jebol radiatornya. Artinya, sistem pendingin mesin mobil tidak berfungsi sehingga gesekan antara piston dan silinder blok menyebabkan mesin overheat yang kemudian menimbulkan asap dari kap mesin.

Solusi Mobil Berasap dari Kap Mesin Mobil

  1. Segera lakukan penambahan atau penggantian oli mobil ketika indikator oli berwarna merah. Lebih baik lagi jangan menunggu indikator berwarna merah baru ganti oli, tapi lakukan perawatan berkala setiap menempuh perjalana 10.000 Km sekali.
  2. Tambal raditor yang jebol ke ahlinya raditor jika sobat mengalami kejadian yang sama persis dengan yang kami alami. Alangkah lebih baiknya sobat melakukan pemeriksaan air raditor secara berkala sebelum melakukan perjalan untuk mengantisipasi keluarnya asap dari kap mesin mobil. Lakukan penambahan ketika air radiator berkurang dan servis radiator secara berkala setiap menempuh perjalanan 40.000 Km sekali agar sistem pendingin tidak tersumbat dan bisa bersirkulai dengan normal.

Demikian sedikit berbagi pengalaman yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan masalah dan menambah wawasan sobat sekalian. Terima kasih telah berkunjug, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *