Mobil Mogok Akibat Air Radiator Habis

Mobil Mogok Akibat Air Radiator Habis

Para pengendara mobil setia, mungkin anda pernah mengalami kejadian mobil mogok. Setelah ditelusuri ternyata hanya masalah sepele, yaitu air radiator habis. Pertanyaannya apa hubungan air radiator habis kok bisa membuat mobil mogok? Gak bisa dinyalakan? Padahal yang membuat mobil berjalan itu bahan bakar kan?. Tenang aja, permasalahan tersebut akan kami bahas pada artikel berikut ini.

Sebuah kendaraan merupakan gabungan dari beberapa sistem yang saling menunjang agar mesin bisa berjalan dengan aman dan nyaman sebagai media transportasi. Diantara sistem tersebut yaitu sistem bahan bakar, sistem pendingin, sistem pelumas, sistem pemindah tenaga, sistem pengereman, dan lain sebagainya. Dari sekian sistem jika ada salah satu yang bermasalah dan tidak segera diatasi, maka akan menyebabkan mesin mogok atau mati total.

Dalam pembahasan kali ini akan lebih spesifik tentang materi sistem pendingin kendaraan. Sistem pendingin kendaraan yang paling populer saat ini adalah sistem pendingin radiator dengan fluida air. Fluida air dimaksudkan untuk bersirkulasi dalam engine untuk menyerap panas yang dihasilkan akibat gesekan piston dan silinder blok. Selanjutnya panas yang diserap oleh air pendingin radiator disirkulasikan menuju radiator untuk didinginkan. Kemudian air yang telah didinginkan dalam sistem radiator selanjutnya dimasukkan lagi kedalam engine, dan begitu seterusnya siklus ini terjadi.

Hubungan Air Radiator Habis Dengan Mobil Mogok

Sebuah gesekan antara piston dan blok silinder bisa terjadi 1200 kali putaran per detik pada kondisi idle. Bayangkan saja kalau digunakan pada RPM tinggi, bisa berapa kali putaran per detik?. Maka dari itu dalam sistem engine sebuah kendaraan membutuhkan pelumas dan pendingin. Ketika sistem pelumas berfungsi, namun sistem pendingin tidak berfungsi akan mengakibatkan mesin mobil mogok. Hal itu bisa Anda ketahui dari indikator temperatur yang mendekati bahkan sampai kode H. Artinya mesin mobil Anda sedang mendekati kondisi overheat.

Gambaran yang bisa dijelaskan begini, Anda memasak air hingga airnya kering, yang terjadi adalah panci air akan retak-retak dan timbul endapan kerak. Hal ini terjadi karena Anda menguapkan air hingga mencapai suhu maksimum, bahkan airnya sampai habis. Air mencapai suhu maksimum 100 derajat celcius kemudian berubah wujud menjadi uap. Artinya, ketika air sudah menjadi uap air, berarti suhunya sangatlah tinggi dan mengakibatkan panci berkerak serta retak-retak.

Begitu pula terjadi pada mesin mobil. Jika Anda tidak segera mengisi ulang air radiator ketika berkurang bahkan sampai habis, maka mesin mobil akan mengalami overheat. Jika sudah mengalami overheat, maka akan timbul asap dari dalam kap mesin mobil Anda. Hal tersebut bermula dari air radiator habis, lebih jelasnya baca juga 2 Penyebab dan Solusi Keluar Asap dari Kap Mesin Mobil Kia Sedona.

Maka dari itu hubungannya sangatlah jelas ketika air radiator habis, maka mesin mobil akan mengalami overheat. Jika mengalami overheat akan mengakibatkan mesin mobil mogok. Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan pada mobil yang ditimbulkan oleh radiator, tidak ada salahnya Anda membaca Cara Mengenali Kerusakan Pada Radiator Mobil terlebih dahulu.

Mungkin itu dulu yang bisa kami bagikan dalam tulisan kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan masalah dan menambah wawasan Anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!