Pernah nggak kalian denger Bahan Bakar Minyak (BBM) akan punah? Yups, betul sekali bahwa BBM akan terancam punah jika penggunaannya tidak dibatasi. Hal ini disebabkan tidak seimbangnya proses pembentukan minyak bumi secara alami dan penggunaan BBM pada sektor transportasi dan sektor industri sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik.

Solusi untuk mengurangi pemakaian BBM yang paling tepat adalah penggunaan mobil listrik. Memang saat ini produksi mobil listrik belum bisa dilakukan secara global oleh perusahaan-perusahaan otomotif karena masih menunggu perpres tentang mobil listrik. Karena didalam perpres tersebut tertulis beberapa aturan standard yang harus dipenuhi agar mobil listrik layak kemudi. Lebih jelasnya baca Isi Perpres Mobil Listrik.

Pengertian Mobil Listrik

Mobil listrik yaitu sebuah kendaraan roda empat yang menggunakan baterai sebagai bahan penggerak utamanya. Mobil listrik sendiri dibagi menjadi 2 kategori, pertama adalah LEV (Low Emission Vehicle) dan kedua adalah ZEV (Zero Emission Vehicle). Mobil LEV sekarang ini sudah marak dikembangkan bahkan sudah laku keras di pasaran Indonesia, mobil ini biasa disebut dengan mobil hybrid. Kalau kalian pengen tau cara kerja mobil hybrid silahkan baca Cara Kerja Mobil Teknologi Hybrid.

Untuk mobil ZEV memang murni menggunakan baterai sebagai suplai energi utamanya, berbeda dengan mobil hybrid yang menggunakan baterai hanya sebagai suplai energi cadangan. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas lebih detail tentang cara kerja mobil listrik tipe ZEV.

Cara Kerja Mobil Listrik

Mobil listrik menggunakan baterai dengan kapasitas 12 V 200 Ah dipasang secara seri. Kemudian listrik yang tersimpan pada baterai dapat digunakan untuk memutar motor penggerak melalui solenoida yang memiliki 2 terminal dan memiliki fungsi untuk menyambung dan memutus arus listrik dimana terminal positif pada baterai dipasang pada salah satu terminal solenoida yang dihubungkan ke kendali kecepatan. Solenoida ini dikendalikan oleh dua buah saklar pembatas yang di pasang pada sistem gas dan rem yang hanya dapat berfungsi setelah kunci kontak di-ON-kan.

Mudah kan cara kerja mobil listrik? Adapun jika baterai habis, maka tinggal melakukan pengisian ulang melalui listrik PLN atau generator dengan mengubah arus AC menjadi arus DC sehingga bisa digunakan untuk mencharger baterai mobil listrik. Baterai yang digunakan untuk mobil listrik dari waktu ke waktu selalu berubah mulai dari baterai nikel alkaline pada tahun 1889, kemudian menggunakan baterai lead acid atau nikel iron pada tahun 1907, dilanjutkan menggunakan baterai lithium ion dari tahun 1998 sampai sekarang karena dianggap mampu menyimpan daya dalam jumlah besar dan hemat penggunaannya.

Targetnya pada tahun 2025, populasi mobil listrik diperkirakan tembus 20 persen atau sekitar 400.000 unit dari 2 juta mobil yang diproduksi di dalam negeri. Semoga hal ini bisa terwujud ya. Aamiiin.

Mungkin demikian dulu artikel yang bisa kami tuliskan kali ini. Semoga dengan sedikit berbagi ilmu ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *