Proses Pembakaran Pada Motor Diesel 4 Tak 1 Silinder

Proses Pembakaran Pada Motor Diesel 4 Tak 1 Silinder

Dari banyaknya kendaraan yang ada di industri otomotif, jarang sekali yang membahas tentang motor diesel 4 tak 1 silinder. Mesin jenis ini memang tidak digunakan pada kendaraan, meskipun begitu materi ini sangat cocok untuk dibahas sebagai tambahan wawasan. Wawasan dalam dunia otomotif harus terus digali guna mengetahui perkembangan inovasi teknologi yang ada.

Dalam tulisan kali ini kita akan fokus pada pembahasan terkait motor diesel empat tak satu silinder. Motor diesel dengan silinder tunggal ini tidak beda jauh dengan motor diesel yang beredar pada umumnya. Motor diesel 4 tak memiliki empat langkah kerja piston mulai dari langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Yang mejadi ciri khas motor diesel adalah tidak memerlukan busi sebagai pemicu pembakaran. Hal ini dikarenakan ketika bahan bakar solar mencapai suhu 700 derajat celcius ke atas akan langsung melakukan pembakaran dengan sendirinya (self combustion).

Prinsip Kerja Motor Diesel 4 Tak 1 Silinder

1. Langkah Isap

  • Piston bergerak dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah).
  • Katup masuk terbuka dan katup buang tertutup. Karena isapan piston, membuat udara murni masuk ke dalam silinder mesin melalui intake manifold.

2. Langkah Kompresi

  • Piston bergerak dari TMB ke TMA dengan kedua katup tertutup.
  • Udara bergerak dari TMB ke TMA dan kedua katup tetap tertutup.
  • Udara tersebut dikompresikan oleh piston dalam silinder antara 1/12 hingga 1/16 bagian dari seluruh silinder.
  • Kompresi udara sampai tekanan tinggi antara 35-40 kg/cm2.

3. Langkah Kerja

  • Sedikit sebelum piston mencapai TMA, panas udara yang dikompresi mencapai suhu 500-700 derajat celcius. Kemudian pada saat yang bersamaan, injector nozzle menyemprotkan bahan bakar solar yang berbentuk kabut sehingga sifatnya menjadi mudah terbakar.
  • Panas dalam silinder yang cukup tinggi akibat kompresi piston membuat pembakaran terjadi dalam silinder.
  • Silinder naik dengan cepat hingga mencapai tekanan 50 kg/cm2 dan mendorong piston dari TMA ke TMB menghasilkan langkah kerja motor.

Baca Juga : 3 Penyebab Mobil dengan Mesin Diesel Lebih Boros

4. Langkah Pembuangan

  • Katup masuk tertutup dan katup buang terbuka.
  • Piston bergerak dari TMB ke TMA, maka sisa gas buang akan mengalir melalui exhaust manifold (knalpot).

Secara umum dari segi cara kerja motor diesel tetaplah sama, meski demikian jika kalian teliti dengan uraian diatas maka akan menemukan celah perbedaannya. Mungkin itu dulu yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan manambah wawasan kalian ya. Jangan sungkan-sungkan untuk sharing melalui kolom komentar dibawah. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!