Servis mobil adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk merawat kendaraan dengan tujuan mencapai peforma kendaraan agar kembali normal dan optimal. Jika anda sebagai pemilik mobil baru pasti disodori sebuah lembaran pengingat untuk melakukan servis berkala setiap 1.000 Km, 10.000 Km, 20.000 Km, 30.000 Km, dan 40.000 Km.

Apa tujuan servis berkala menggunakan jarak tempuh seperti itu?

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk menghindari terjadinya kerusakan komponen yang lebih parah dari semestinya. Alasan mendasar dari perlakuan servis 1.000 Km yaitu mobil yang baru aja terjual bukan berarti mobil itu baru diproduksi, melainkan mobil yang telah lolos tahap uji coba dan masuk gudang.

Nah, hitungan dalam gudang itu bisa mingguan hingga bulanan. Dalam gudang mobil tidak pernah dipanasi dan tidak pernah digunakan untuk jalan sehingga memerlukan perawatan ringan setelah menempuh perjalanan 1.000 Km.

Meski demikian mobil sekarang ini, penggunaan jarak tempuh bukanlah sebuah patokan dasar untuk melakukan servis. Rata-rata mobil perlu diservis secara berkala setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Tapi, jalanan sekarang ini macetnya bukan main sehingga jarak 10.000 Km itu bisa lebih dari 6 bulan. Oleh karena itu, jarak bukan lagi satu-satunya acuan untuk melakukan servis.

Kondisi jalanan stop and go (macet) membuat mesin mobil bekerja lebih ekstra. Sehingga untuk mencapai keamanan dan kenyamanan berkendara kami sarankan melakukan servis sebelum 6 bulan atau maksimal 6 bulan sekali.

Adakah penyebab yang mengharuskan kendaraan untuk diservis berkala?

Servis berkala dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami sebuah kendaraan. Kerusakan yang dimaksudkan adalah sebuah kendala yang dapat menyebabkan kendaraan tidak beroperasi secara optimal. Diantara penyebab tersebut yaitu:

  1. Komponen campuran bahan bakar dan udara tidak ideal.
  2. Tumpukan karbon sisa pembakaran akibat pembakaran tidak sempurna.
  3. Menurunnya daya tahan komponen mesin yang saling bergesekan.
  4. Terjadi proses oksidasi dari uap air yang berada di sekitar mobil.
  5. Rusaknya senyawa kimia oli sehingga tidak mampu bekerja secara optimal.

Baca Juga : Akibat Oli Gardan Motor Matic Habis

Apa saja yang dilakukan saat servis berkala?

Hal yang paling sering dilakukan dalam servis berkala adalah mengganti oli. Mengapa demikian? Dikarenakan oli mempunyai peranan yang sangat vital bagi mesin mobil. Mulai dari melumasi komponen bergerak, membantu sistem pendingin mesin, melarutkan kotoran, hingga melindungi komponen mesin dari karat akibat proses oksidasi. Lebih rincinya yang dilakukan saat servis berkala sebagai berikut:

  1. Pengecekan dan penggantian oli
  2. Pengecekan minyak rem dan minyak power steering
  3. Penambahan air washer
  4. Pembersihan filter udara
  5. Pembersihan busi
  6. Pembersihan rem
  7. Pengecekan sistem rem
  8. Pengecekan sistem EFI
  9. Pemeriksaan baterai
  10. Engine tune-up
  11. Penggantian fuel filter
  12. Penggantian oli transmisi untuk matic
  13. Spooring balancing roda dan rotasi ban

Baca Juga : Fungsi Camber, Caster, Toe In dan Toe Out pada Spooring dan Balancing Ban Mobil

Demikian sedikit informasi yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Jika anda merasakan artikel ini bermanfaat, luangkan sedikit waktu anda untuk menekan tombol share agar banyak teman anda yang bisa merasakan manfaatnya juga. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *