7 Tanda Rem Mobil Bermasalah yang Perlu Anda Ketahui

7 Tanda Rem Mobil Bermasalah yang Perlu Anda Ketahui

Pada era serba canggih ini siapa yang tidak kenal dengan mobil. Mobil sudah menjadi kebutuhan utama sebagai alat transportasi. Apalagi kini adalah musim hujan, mayoritas pengendara memilih naik mobil daripada naik sepeda motor. Hal ini dikarenakan kenyamanan adalah prioritas.

Berbicara tentang kenyamanan, pasti ada sangkut pautnya dengan keamanan dan keselamatan. Salah satu hal yang paling rawan menyebabkan kecelakaan adalah ‘Rem Mobil‘ bermasalah. Rem mobil bermasalah diantaranya rem blong, rem tidak pakem, pedal terlalu dalam, dan lain sebagainya. Semua itu tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan ada tanda-tandanya. Yuk kita pelajari tanda rem mobil bermasalah sebagai berikut :

Baca Juga : 5 Cara Memperbaiki Rem Cakram Mobil Seret dan Macet

1. Bergetarnya Pedal Rem

Ketika dilakukan pengereman, terjadi gesekan pada rem. Ini akan menghasilkan panas serta pemuaian pada logam. Kejadian dalam waktu tertentu menyebabkan perubahan struktur logam pada piringan tersebut. Piringan menjadi oleng, sehingga pedal rem terasa bergetar saat diinjak.

2. Timbul Bunyi pada Rem

Ketika pedal rem diinjak dan timbul bunyi asing maka hal tersebut harus diwaspadai. Ada kemungkinan lapisan kampas atau pad rem sudah aus. Bunyi tersebut timbul karena adanya gesekan antara metal pada piringan dan pad rem.

3. Kendaraan Menarik Ke Satu Arah

Tenaga pengereman harus bekerja merata pada masing-masing roda berdasarkan penekanan pedal rem dan beban kendaraan. Anda harus waspada, ketika pedal direm diinjak kemudian ada kecenderungan kendaraan narik ke satu arah. Ada kemungkinan rem macet pada salah satu sisi roda.

4. Rem Kurang Pakem

Rem harus bekerja efektif untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan. Saat pedal rem sudah diinjak kuat dan kendaraan masih belum berhenti, maka hal ini bisa menjadi tanda rem kurang pakem. Salah satunya bisa disebabkan karena lapisan kampas rem atau pad rem sudah aus.

5. Injakan Pedal Rem Terlalu Dalam

Pedal rem harus mempunyai langkah yang cukup ketika diinjak untuk menghentikan kendaraan. Pedal rem juga mempunyai langkah cadangan, sehingga ketika pedal rem diinjak penuh, tidak akan menyentuh dengan lantai. Ketika langkah pedal terlalu dalam, ini perlu diwaspadai. Kemungkinan penyebab karena celah pada tromol rem yang terlalu longgar, atau ada kerusakan pada seal master rem.

6. Pedal Rem Terlalu Ringan

Pedal rem meneruskan tenaga injakan kaki ke master rem. Master rem berfungsi untuk mengubah tenaga mekanis ke tenaga hidrolis yang dikirimkan ke masing masing rem di semua roda. Jika ada masalah pada master rem, maka tekanan yang dihasilkan tidak cukup kuat, sehingga yang dirasakan pengemudi adalah injakan pedal menjadi ringan. Kondisi ini dapat juga disebabkan adanya kebocoran pada sistem rem.

7. Roda Terasa Berat saat Diputar

Ketika roda terasa berat saat diputar, ada kemungkinan remnya macet. Ini disebabkan karena pad rem akan selalu menjepit piringan meskipun pedal rem tidak sedang diinjak. Atau bisa juga disebabkan kampas rem bergesekan dengan tromol saat hand rem dibebaskan. Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan memarkir kendaraan di jalan yang sedikit miring, pedal rem tidak ditekan, lalu hand rem dibebaskan. Jika kendaraan dapat bergerak sendiri karena berat kendaraan, maka dapat dipastikan rem tidak macet.

Demikian sedikit informasi yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Sumber : www.otomotifinfo.com

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *