7 Diagnosis Pemeriksaan Differential Lengkap Beserta Pengukuran Gardan + Gambarnya

7 Diagnosis Pemeriksaan Differential Lengkap Beserta Pengukuran Gardan + Gambarnya

Differential atau gardan merupakan bagian dari kendaraan yang meneruskan putaran dari propeller shaft ke as roda kiri maupun kanan. Putaran dari engine yang hanya 1 arah dapat dibagi ke masing-masing roda karena peranan penting differential. Ada 2 bagian komponen utama pada differential, yakni :

  • Final Gear : terdiri dari drive pinion dan ring gear, berfungsi untuk memperbesar moment dan merubah arah putaran sebesar 90 derajat.
  • Differential Gear : terdiri dari side pinion gear, berfungsi untuk membedakan putaran antara roda kiri dan roda kanan.

Baca Juga : 11 Komponen Utama Differential / Gardan Mobil Lengkap Beserta Fungsi dan Gambarnya

Pemeriksaan Differential

Komponen dari diffferential terdiri dari berbagai gear yang saling berkaitan serta dilengkapi dengan pelumas atau oli agar gear yang ada dalam differential tidak mudah aus maupun rusak. Oleh karena itu kita harus melakukan diagnosis gardan secara berkala agar berbagai kendala yang timbul dari gardan dapat diantisipasi. Adapun langkah-langkah pemeriksaan gardan dan pengukurannya sebagai berikut :

1. Periksan Runout Dari Companion Flange

Gunakan dial indicator, ukur runout vertikal dan lateral dari companion flange. Runout maksimum : 0.10 mm (0.0039 in)

2. Periksa Runout Ring Gear

Gunakan dial indicator, ukur runout dari ring gear. Bila runout tidak berada dalam spesifikasi, ganti ring gear. Runot maksimum : 0.07 mm (0.0028 in)

3. Periksa Backlash Ring Gear

Gunakan dial indicator, ukur backlash dari ring gear. Bila backlashnya tidak masuk dalam spesifikasi setel preload side bearing atau perbaiki sesuai keperluan. Backlash : 0.13 – 0.18 mm (0.0051 – 0.0071 in)

4. Ukur Preload Drive Pinion

Gunakan kunci momen, ukur preload drive pinion menggunakan backlash dari drive pinion dan ring gear. Preload total (pada saat start) : 0.8 – 1.0 Nm (8 – 11 kgf.cm, 7.0 – 9.5 in.lbf)

5. Periksa Preload Total

Gunakan kunci momen, ukur preload dengan gigi dari drive pinion dan ring gear dalam kondisi kontak. Bila perlu bongkar dan periksa differential. Preload (pada saat start) : ditambah preload drive pinion : 0.4 – 0.5 Nm (4 – 5 kgff.cm, 3.5 – 5.2 in.lbf)

6. Periksa Backlash Side Gear

Gunakan dial indicator, ukur backlash side gear dengan menahan satu pinion gear ke arah case. Bila backlashnya tidak masuk dalam spesifikasi, pasang thrust washers yang benar. Backlash : 0.05 – 0.20 mm (0.0020 – 0.0079 in)

7. Periksa Kontak Gigi Antara Ring Gear dan Drive Pinion

Lapisi 3 atau 4 gigi pada 3 posisi yang berlainan di ring gear dengan warna merah; Tahan companion flange dengan benar dan putar ring gear dalam kedua arah; dan periksa bentuk persinggungan gigi.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini dapat membantu menambah wawasan pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!