Site icon meisetio.com

5 Diagnosa Gangguan dan Penyebab Kerusakan pada Sistem Kemudi + Cara Mengatasinya

 

Sistem kemudi kendaraan berfungsi sebagai pengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan. Cara kerjanya yaitu bilamana roda kemudi (steering wheel) diputar, maka batang kemudi (steering coulomn) akan meneruskan tenaga putar ke roda gigi kemudi (steering gear).

Steering gear memperbesar tenaga putar ini sehingga menghasilkan momen puntir yang lebih besar untuk diteruskan ke steering lingkage. Steering lingkage akan meneruskan gerakan steering gear ke roda-roda depan.

Adapun jenis sistem kemudi
pada kendaraan menengah sampai besar yang banyak digunakan adalah model recirculating ball dan pada
kendaraan ringan yang banyak digunakan adalah model rack dan pinion.

Sering kali ditemui gangguan pada sistem kemudi yang disebabkan oleh beberapa hal. Maka dari itu kami bermaksud berbagi sedikit pengetahuan dan pengalaman untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi permasalahan pada sistem kemudi kendaraan. Secara rinci kami jabarkan sebagai berikut :

Baca Juga : 3 Komponen Sistem Kemudi Lengkap Beserta Gambar + Fungsinya

1. Gerak Bebas Roda Kemudi Terlalu Besar Pada Saat Dikemudikan

Karena pada power steering terlalu banyak sambungan, maka terdapat gerakan bebas atau kelonggaran. Kelonggaran yang berlebihan dari sistem tersebut akan mengakibatkan kemudi menganyun atau cenderung berbelok ke salah satu arah dan akan mengakibatkan getaran serta keausan pada komponen (khususnya ban) sehingga sistem kemudi tidak normal.

Penyebab :

Cara Mengatasi :

2. Kendaraan Naik Ke Satu Sisi Selama Pengemudian Normal

Hal yang menyebabkan kendaraan cenderung membelok ke salah satu sisi selama pengemudian lurus yakni adanya tahanan gelinding (rolling resistence) yang berbeda antara roda kiri dan roda kanan.

Penyebab :

Cara Mengatasi :

3. Roda Kemudi Shimmy

Shimmy adalah roda kemudi berayun ke kanan dan ke kiri yang disebabkan roda depan tidak balance. Shimmy sering disebabkan oleh caster yang terlalu besar, toe-in dan toe-out yang terlalu besar, camber yang terlalu besar atau camber antara roda kanan dan kiri tidak sama.

Baca Juga : Tanda-tanda Kendaraan Waktunya Spooring

Penyebab :

Cara Mengatasi :

4. Kemudi Berat

Yang menyebabkan kemudi berat yakni power steering unit atau tahanan power steering yang terlalu besar.

Penyebab :

Cara Mengatasi :

5. Melayang (Wandering)

Wandering adalah kecenderungan posisi kendaraan tidak mengarah keposisi pengemudian. Penyebabnya yaitu gerak bebas yang terlalu besar pada sistem kemudi dan kemudi berat.

Penyebab :

Cara Mengatasi :

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini dapat bermanfaat dan membantu menyelesaikan permasalahan kalian. Terima kasih telah berkunjung. Salam otomotif.

Exit mobile version