Site icon meisetio.com

7 Materi PKK Otomotif SMK/MAK : Menerapkan Metode dan Melakukan Perakitan Produk Barang/Jasa

 

Pada artikel kali ini akan membahas tentang materi produk kreatif dan kewirausahaan pada jenjang SMK/MAK sederajat pada KD. 3.13 Menerapkan Metoda Perakitan Produk Barang/Jasa dan KD. 4.13 Melakukan Perakitan Produk Barang/Jasa.

1. Pengertian Perakitan Produk

Perakitan adalah proses penyusunan dan penyatuan beberapa bagian komponen menjadi suatu alat atau mesin yang mempunyai fungsi tertentu. Perakitan dimulai bila obyek sudah siap untuk dipasang dan berakhir bila obyek tersebut telah bergabung secara sempurna.

Pada prinsipnya perakitan dalam proses manufaktur terdiri dari pasangan semua bagian-bagian komponen menjadi satu produk, proses pengencangan, proses inspeksi dan pengujian fungsional, pemberian nama atau label, pemisahan hasil perakitan yang baik dan hasil perakitan yang buruk, serta pengepakan dan penyiapan untuk pemakaian akhir.

Perakitan merupakan proses khusus bila dibandingkan dengan proses manufaktur lainnya, misalnya proses permesinan (frais, bubut, bor, dan gerinda) dan pengelasan sebagian pelaksanaannya hanya meliputi satu proses saja.

2. Metode Perakitan Produk

Dalam perakitan terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan. Metode-metode tersebut, diantaranya :

3. Jenis-jenis Perakitan

Ada beberapa macam jenis perakitan yang bergantung dari produknya, yaitu sebagai berikut:

Baca Juga : 18 Materi Produksi Massal PKK Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif + Penjelasannya

4. Pengelompokkan Alat dan Bahan

Pengelompokkan alat berdasarkan penggunaannya, yaitu:

Peralatan yang harus diklasifikasi dalam perakitan produk agar berjalan dengan lancar serta baik dan tanpa ada hambatan harus disiapkan, diantaranya :

5. Bahan Produksi

Bahan produksi dikelompokkan, yaitu

6. Bahan Utama dan Bahan Pendukung

Bahan utama yang dimaksudkan adalah bahan baku, yakni bahan mentah yang digunakan sebagai dasar untuk pembuatan suatu produk, dimana bahan tersebut diolah kembali melalui proses tertentu untuk dibuat menjadi bentuk yang lain. Menurut Mulyadi, bahan baku adalah bahan yang membentuk bagian integral dari produk jadi.

Gunawan Adisaputro dan Marwan Asri membagi jenis bahan baku, yaitu sebagai berikut :

Bahan baku langsung (Direct Material) yaitu bahan baku dari barang jadi yang dihasilkan.
Bahan baku tidak langsung (Indirect Material) yaitu bahan baku yang memiliki peran dalam proses produksi tapi tidak langsung terlihat pada barang jadi yang dibuat.

Adapun kriteria dari bahan baku, meliputi :

Sedangkan bahan pendukung merupakan barang yang dimanfaatkan dalam proses produksi, tetapi bukan merupakan bagian dari bahan baku utama untuk produk yang dihasilkan.

Kriteria bahan pendukung meliputi :

7. Standar Alat dan Bahan yang Digunakan

seorang wirausaha harus bisa menyusun daftar peralatan bahan produksi apa saja yang dibutuhkan secara tepat dan akurat agar ketika perakitan berjalan dengan lancar dan baik.

Demikian sedikit berbagi informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Exit mobile version