Lampu Motor Mati Total, Di Rem Tetap Nyala? – Bagi pengguna kendaraan bermotor, kenyamanan saat berkendara salah satunya ditunjang dari “Nyala Lampu”. Kenapa nyala lampu masuk kategori kenyamanan saat berkendara? Ya jelas, meski waktu pagi, siang dan sore hari sudah terang dengan cahaya matahari. Coba saja bepergian di jalan raya dengan lampu mati, pasti di tilang polisi. Hehe 😊 Selain itu jika malam hari bilamana tidak menyalakan lampu motor, sangat beresiko ditabrak oleh pengguna kendaraan bermotor lainnya dikarekan pandangan manusia yang terbatas saat malam hari. Fungsi lain dari lampu motor selain sebagai penerangan jalan juga sebagai sinyal bagi pengendara lain bahwa di depannya ada juga yang sedang berkendara, sehingga pengendara lain bisa mengurangi laju kecepatan motornya.

Seiring bertambahnya usia kendaraan, semakin banyak masalah pula yang dijumpai. Salah satunya lampu motor mati total, tapi ketika rem di injak lampu tetap nyala. Kenapa bisa begitu? Mari kita simak bersama pembahasannya.

1.       Lampu depan dan belakang tidak mati

Kok bisa mengatakan begitu? Begini ceritanya, ketika saklar / switch lampu dinyalakan dan lampu tidak nyala bukan berarti lampu yang mati / putus filamennya. Cek lampu tersebut dengan cara menginjak rem. Ketika rem di injak ternyata lampu masih nyala, artinya lampu tidak bermasalah.

2.       Saklar atau Switch lampu kotor

Setelah di cek bahwa lampu tidak bermasalah, berarti switchnya kotor terjadi korosi atau karat, sehingga arus yang dihantarkan ke bohlam tertahan oleh karat atau korosi tersebut. Solusinya lakukan pembersihan pada switch atau saklar lampu motor anda.

3.       Kabel kelistrikan motor ada yang putus

Sebagai elemen utama kelistrikan adalah kabel, bila lampu dan swith tidak masalah langkah selanjutnya adalah mengecek atau memeriksa saluran kabel lampu. Bagaimana memeriksanya? Ikuti saja alurnya, “lampu” dinyalakan oleh “switch”, “switch” dinyalakan oleh “kiprok”, “kiprok” dinyalakan oleh “sepul / generator”. Periksalah urutan kabel kelistrikan. Periksa dengan hati-hati, kabel kelistrikan biasanya terbakar setelah keluar dari sepul / generator motor sebelum masuk kiprok. Kenapa demikian? Biasanya dikarenakan aki yang sudah soak terlalu lama. Sehingga keberfungsian kiprok untuk mengisi aki terhambat dan efeknya kabel kelistrikannya yang tidak kuat menahan panas dari listrik yang dikeluarkan sepul. Akhirnya terbakar

Pembahasannya cukup sampai disini saja. Karena di awal sudah kita ketahui bahwa lampunya tidak bermasalah. Bila di awal ketika di cek dengan menginjak rem lampunya mati, ntar beda pembahasan. Hubungannya dengan kelistrikan AC (Alternating Current) dan kelistrikan DC (Direct Current). Selamat mencoba sendiri dirumah, jangan sampai dibodohi bengkel padahal kabel kelistrikan saja yang putus. Namun sama bengkel katanya ganti spul. Bisa rugi besar anda nanti 😊 . semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *