Dalam dunia otomotif, pastinya anda tidak asing dengan istilah camber, caster, dan toe pada saat melakukan spooring maupun balancing. Jika anda berkenan untuk mengetahui fungsi masing-masing proses spooring dan balacing silahkan membaca arikel ini hingga tuntas. Yuk langsung pada poin pembahasan berikut.

Fungsi spooring adalah untuk menyetel suatu sudut geomrtri roda depan dan belakang kendaraan agar selaras sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Sedangkan fungsi balancing adalah untuk menganalisa putaran roda atau getaran ban mobil akibat beban yang diterima ban mobil. Sedangkan fungsi masing-masing proses spooring balancing sebagai berikut:

Baca Juga : Tanda-tanda Kendaraan Waktunya Spooring

Camber

Camber adalah sudut kemiringan roda saat dilihat dari depan kendaraan. Disebut camber positif jika roda bagian atas mengarah keluar dari kendaraan, sedangkan disebut camber negatif jika roda bagian atas mengarah ke dalam kendaraan. Fungsi camber yaitu untuk memperkuat daya cengkram ban pada jalanan dan meningkatkan peforma belok suatu kendaraan.

Caster

Caster adalah sudut kemiringan roda saat dilihat dari samping kendaraan. Disebut caster positif jika roda mengarah ke depan dari kendaraan, sedangkan disebut caster negatif jika roda mengarah ke belankang dari kendaraan. Fungsi caster yaitu menciptakan sebuah gaya untuk mengembalikan roda pada posisi lurus sehingga memungkinkan kendaraan untuk tetap pada jalur lurus.

Toe

Toe adalah kemiringan roda depan dan belakang dilihat dari atas kendaraan. Saat kedua roda depan dan belakang mengarah kedalam, kondisi tersebut dinamakan “toe-in”. Sedangkan saat roda depan dan belakang mengarah keluar, kondisi tersebut dinamakan “toe-out”. Fungsi toe yaitu untuk membantu kendaraan agar etap pada jalur lurus.

Selain 3 hal diatas, masih ada proses yang biasa disebut radius putar yaitu sudut putar roda depan saat steering wheel diputar. Roda depan dan luar berputar pada sudut yang berbeda sehingga roda tersebut dapat menarik lingkaran di seputar pusat yang sama guna memastikan peforma belok kendaraan.

Mungkin itu dulu yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini, semoga sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *