Mobil terkini sudah banyak dilengkapi dengan teknologi yang serba canggih. Satu diantara teknologi tersebut adalah Back Sonar. Pernahkah anda disaat mengemudi mundur untuk parkir atau putar balik, setelah ada benda dibelakang pada jangkauan tertentu maka mobil akan berbunyi “biibb biibb biibb’? Ya itu yang dinamakan teknologi back sonar.
Apa Sih Back Sonar dan Bagaimana Cara Kerjanya?
- Back sonar diaktifkan bila shift lever diarahkan ke range “R” pada saat IG switch diatur ke “ON”
- Peringatan ditunjukkan dengan bunyi buzzer
- Area jangkauan back sonar adalah 1,3 meter
- Posisi back sonar ECU dan sensor dan area cakupan back sonar ditunjukkan di bawah ini :

Fungsi back sonar adalah mendeteksi benda yang berada dibelakang mobil pada jangkauan area kurang lebih 1,3 meter dan ditunjukkan dengan bunyi buzzer. Hal ini guna memperingatkan pengemudi bahwa dibelakang mobil ada benda agar mengemudi dengan pelan dan hati-hati agar tidak menabraknya. Bilamana pengemudi tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka semakin dekat dengan benda bunyinya akan semakin cepat, kencang, dan keras.
Baca Juga : 5 Fungsi Power Door Lock pada Mobil All New Terios dan Gambarnya
Cara Identifikasi Kerusakan Back Sonar
Untuk mengetahui kerusakan back sonar pada bagian ECU atau sensor yang rusak cukuplah mudah dengan trik berikut ini :
Ketika IG switch diputar ke posisi “ON” dan posisi shift diubah ke range “R”, sistem akan mulai melakukan self check. Kemudian, sistem akan menginformasikan hasil self check dengan buzzer.
Bila Kondisi Normal
Ketika shifting ke range “R” pada saat IG switch di posisi “ON”, buzzer berbunyi selama 0.8 detik.

Bila ECU Rusak
Ketika shifting ke range “R” pada saat IG switch di posisi “ON”, buzzer tidak akan berbunyi
Bila Sensor Rusak
Ketika shifting ke range “R” pada saat IG switch di posisi “ON”, buzzer berbunyi dengan siklus sebagai berikut :

- Bila buzzer berbunyi sebanyak 2x, maka menandakan sensor kanan yang rusak
- Bila buzzer berbunyi sebanyak 3x, maka menandakan sensor kiri yang rusak
- Bila buzzer berbunyi sebanyak 4x, maka menandakan kedua sensor yang rusak
Catatan : Dalam pengecekan ini cukup dilakukan shifting diarahkan ke posisi “R”. Tidak perlu mencakup area jangkauan 1,3 meter. Karena kalau memenuhi jangkauan area, sensor akan berbunyi terus meski yang rusak 1 sensor.
Demikian sedikit berbagi yang dapat kami uraikan dalam artikel kali ini. Semoga mudah dipahami, bermanfaat, dan menambah wawasan pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung. Salam otomotif.