Injector merupakan sebuah part atau komponen yang terdapat pada mesin kendaraan berteknologi EFI (Electronic Fuel Injection). Cara kerjanya adalah dengan mengabutkan bahan bakar bertekanan tinggi yang dibantu oleh fuel pump dalam tangki bahan bakar. Bahan bakar yang telah dikabutkan diteruskan ke intake manifold yang selanjutnya masuk kedalam ruang bakar ketika katub isap membuka.

Sebelum kita menjustifikasi sebuah kendaraan mengalami kerusakan pada injectornya, alangkah baiknya melakukan pengetesan tekanan bahan bakar terlebih dahulu menggunakan gasoline fuel tester. Karena pada prinspnya, injector hanyalah membuka dan menutup saja ketika solenoid diberi perintah oleh ECU (Electronic Control Unit). Ketika injector membuka, sedangkan bahan bakar yang telah dipompa fuel pump bertekanan tinggi maka akan menyemprot dalam bentuk kabut. Bila tekanan fuel pump normal, maka baru bisa dipastikan bahwa injector mengalami kerusakan dengan tanda berikut:

Baca Juga : Inovasi Teknologi Otomotif Masa Depan Tahun 2020-2030

Tanda-tanda Injector Rusak

  • Peforma Mesin Tidak Optimal
    Suplai bahan bakar ke dalam ruang bakar tergantung dari kinerja injector, bila injector tidak bisa memberikan suplai bahan bakar yang cukup kedalam ruang bakar, maka efeknya adalah peforma mesin tidak akan bisa optimal. Hal ini dikarenakan setiap kondisi putaran mesin membutuhkan suplai bahan bakar dengan kapasitas yang berbeda-beda. Misalnya saat kondisi start butuh suplai bahan bakar lebih banyak, putaran idle suplai bahan bakar sedikit, akselerasi butuh suplai bahan bakar banyak dan sebagainya.
  • Efisiensi Bahan Bakar Berkurang
    Yang dimaksudkan dengan efisiensi berkurang adalah konsumsi bahan bakar yang terlalu irit atau terlalu boros akibat rusaknya injector. Bila terlalu irit menandakan injector tidak bisa membuka dengan sempurna, sebaliknya bila terlalu boros menandakan bahwa injector tidak bisa menutup dengan sempurna. Adapun tidak bisa membuka maupun menutupnya injector secara sempurna disebabkan oleh kerak dan karbon yang menumpuk pada injector serta bisa juga karena arus yang masuk ke solenoid terhambat.
  • Mesin Sulit Di Starter
    Kendaraan normal yang telah dilengkapi dengan teknologi injeksi tidak akan pernah kesulitan dalam hal starter, karena telah ditunjang dengan beberapa sensor seperti sensor Intake Oil Temperature dan lain-lain. Sensor tersebut berfungsi untuk mendeteksi kebutuhan bahan bakar yang harus disuplai kedalam ruang bakar sesuai kondisi mesin. Ketika kendaraan injeksi mengalami kesulitan proses starter, menandakan bahwa injector bermasalah karena tidak bisa mensuplai sejumlah bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin.
  • Mesin Sering Brebet
    Brebet adalah kondisi mesin yang kekurangan suplai bahan bakar, sehingga terkadang mesin nyala dan terkadang mesin mati. Kekurangan suplai bahan bakar adalah efek dari kerusakan injector bisa disebabkan oleh kerak, karat, karbon menumpuk dan lain sebagainya.
  • Knalpot Keluar Asap
    Kondisi keluarnya asap melalui knalpot merupakan akibat dari rusaknya injector yang mensuplai bahan bakar terlalu banyak. Sehingga campuran bahan bakar dan udara tidak bisa terbakar dengan sempurna yang endingnya adalah keluar asap pada knalpot. Semprotan injector yang terlalu banyak biasanya dikarenakan injector kotor sehingga tidak bisa menutup dengan sempurna.

Jika anda mengalami hal tersebut, bagaimana solusi yang harus dilakukan? Bila anda seorang teknisi, maka solusinya adalah bongkar injector tersebut. Namun bila anda bukan teknisi silahkan bawa ke bengkel resmi terdekat. Kalau soal pencegahan sebelum terjadi kerusakan injector, anda bisa melakukan tips berikut:

  • Gunakan bahan bakar berkualitas agar tidak mudah berkerak dalam tangki maupun menyumbat suplai injector ke ruang bakar.
  • Servislah kendaraan anda secara berkala sesuai dengan anjuran standar pabrikan kendaraan anda.
  • Perbaikilah cara mengendara anda agar efisiensi penggunaan bahan bakar bisa optimal.

Demikian sedikit tulisan yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. Semoga sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan masalah anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *