Mobil yang baik adalah mobil yang dilengkapi dengan sistem pengereman yang baik pula. Untuk kendaraan yang beredar di Indonesia saat ini kebanyakan menggunakan rem tromol dan rem cakram. Namun pada artikel kali ini akan lebih spesifik dibahas tentang rem cakram. Jika Anda ingin mempelajari lebih jauh rem tromol silahkan baca 3 Jenis Rem Tromol Lengkap Beserta Penjelasan dan Gambarnya.

Rem cakram memiliki keunggulan pengereman yang cepat dan efisien, lebih responsif, dan konsisten, kekuatan mencekram lebih kuat sehingga efektifitas pengereman akan lebih baik. Namun ada kelemahan yang dimiliki oleh rem cakram pada mobil. Rem cakram mobil lebih rentan terhadap kerusakan jika dibandingkan rem tromol terutama jika perawatan mobil diabaikan. Sehingga memperhatikan perawatan rem mobil secara keseluruhan merupakan sebuah keharusan.

Terkadang secara tiba-tiba timbul suara decitan atau suara gesekan logam yang muncul dari roda atau bahkan rem terasa seret dan macet. Artinya menandakan bahwa rem cakram anda sedang mengalami masalah dan membutuhkan perbaikan. Tidak perlu mengeluarkan uang banyak jika anda bisa mengikuti langkah sederhana cara memperbaiki rem cakram berikut.

1. Lepaskan Roda

Rem cakram terletak pada bagian dalamnya roda, oleh karena itu langkah pertamanya adalah melepaskan roda. Untuk keamanan dalam melepaskan roda, silahkan dongkrak mobil Anda terlebih dahulu, kemudian lepas baut pengikat roda menggunakan kunci pas 22 yang telah Anda siapkan sebelumnya.

2. Buka Kunci Kaliper

Setelah roda lepas, langkah kedua adalah melepaskan kunci kaliper. Kaliper pada rem cakram berfungsi sebagai bantantalan luncur kampas rem akibat dorongan dari piston rem. Jika kaliper kotor bahkan sampai berkarat, maka segera bersihkanlah karena itu yang menyebabkan seret dan macet.

3. Lepaskan Bantalan Rem Lama

Untuk memperbaiki rem cakram agar didapat hasil yang maksimal, maka harus melepaskan bantalan rem dari dudukan roda. Setelah bantalan rem terlepas, oleskan pelumas berupa oli kedalam lubang kaliper agar bantalan rem bisa bergerak dengan leluasa sehingga terjadinya proses pengereman bisa normal.

4. Kompresi Piston Rem

Ketika Anda melepas sistem rem cakram, tentunya piston rem akan muncul seperti gambar dibawah. Oleh karena itu akan mengganggu proses pemasangan ulang rem cakram ke dudukan roda. Maka dari itu Anda harus mengompresi piston rem terlebih dahulu.

5. Pasang Kembali Kaliper Rem

Setelah semua langka diatas beres, Anda boleh memasang kembali kaliper rem dan mengembalikan pada posisi sebelumnya yaitu terpasang rapi pada dudukan roda. Dengan selesainya langkah ke 5 ini, menunjukkan proses perbaikan rem cakram yang seret dan macet sudah usai.

Pertanyaannya, apakah tidak perlu penambahan minyak rem? apakah tidak perlu melakukan proses bleeding? Jawabnya tidak perlu. Hal ini dikarenakan Anda tidak membongkar sistem fuida rem, jika Anda membongkar sistem fluida rem maka hukumnya wajib melakukan penambahan minyak rem dan juga melakukan bleeding. Untuk memaksimalkan kinerja sistem pengereman, silahkan Anda melakukan penambahan minyak rem jika fluidanya berkurang dan lakukan bleeding juga.

Demikian sedikit uraian yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan dan menambah wawasan Anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *