Sistem pengereman dalam perkembangan dunia otomotif ditujukan untuk memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan dengan pakem agar resiko kecelekaan bisa diminimalisir. Sedangkan sistem pengereman yang berkembang pertama kali adalah sistem rem tromol. Rem tromol sendiri terdiri dari berbagai macam, maka dari itu dalam artikel ini akan lebih spesifik membahas macam-macam dari rem tromol yang telah berkembang hingga saat ini. Yuk simak pembahasan berikut ini.

Baca Juga : Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram Lengkap Beserta Gambarnya

Macam-macam Rem Tromol

1. Rem Tromol Simplek

Nama komponen:

  1. Tromol
  2. Kanvas rem
  3. Sepatu rem
  4. Anchor pin
  5. Pegas pengembali
  6. Silinder roda

Cara Kerja Rem Tromol Simplek:

Bila ada tekanan di dalam silinder roda, maka sepatu rem akan terdorong kearah luar sehingga terjadi gesekan antara permukaan gesek tromol dengan kanvas rem. Gaya pengereman sepatu primer (A) > dari gaya pengereman sepatu sekunder (B). Sedangkan jika tromol berputar mundur, maka ”B” sebagai sepatu primer dan ”A” sebagai sepatu sekunder. Gaya pengereman maju sama dengan gaya pengereman mundur. Gaya pengerasan pada sepatu primer 2 kali lebih besar daripada sepatu sekunder.

Keausan kanvas rem tromol simplek dan cara mengatasinya :
Pada saat kendaraan maju, maka gaya pengereman yang diterima sepatu primer lebih besar dibanding sepatu sekunder, sehingga keausan sepatu primer lebih besar. Adapun cara mengatasinya yaitu sepatu primer dibuat lebih tebal atau lebih keras, bisa juga silinder roda dibuat bertingkat.

Penyetelan Rem Tromol Simplek

Sistem Eksentrik, apabila eksentrik diputar maka sepatu rem akan menekan tromol. Keuntungannya adalah waktu menyetel lebih cepat. Sedangkan kerugiannya adalah sulit untuk mengatur gerakan penyetelan yang sedikit. Penggunaan sistem eksentrik pada aksel belakang.

2. Rem Tromol Model Duplek

Rem tromol duplek dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
a. Rem tromol duplek satu torak (Duplek)
b. Rem tromol duplek dua torak (Duo Duplek)

2a. Rem Tromol Model Duplek Satu Torak

Nama komponen :

  1. Silinder roda I
  2. Sepatu rem I
  3. Silinder roda II
  4. Tromol
  5. Sepatu rem II
  6. Pegas

Cara Kerja Rem Tromol Model Duplek Satu Torak:

Gaya rem maju : Kedua sepatu rem menekan tromol dan masing-masing menjadi sepatu rem sehingga memberikan gaya pengereman sendiri.

Gaya rem mundur : Kedua sepatu rem ditekan oleh putaran tromol rem yang terbalik dan kedua sepatu rem menerima gaya pengereman kecil.

Penyetelan dilakukan secara manual melalui penyetelan pada eksenter atau mur penyetel. Sedangkan penggunaannya pada aksel depan.

2b. Rem Tromol Duplek Duo Duplek Dua Torak

Nama komponen :

  1. Silinder roda I
  2. Sepatu rem I
  3. Silinder roda II
  4. Tromol
  5. Sepatu rem II
  6. Pegas

Cara Kerja Rem Tromol Duplek Duo Duplek Dua Torak:

Gaya rem maju / mundur : Kedua sepatu rem secara bersamaan menekan tromol sehingga kedua sepatu rem terjadi gaya pengereman 4x lebih besar. Gaya pengereman tromol berputar maju dan mundur sama.

Konstruksi Rem Tromol Duplek Duo Duplek Dua Torak:

  • Menggunakan dua silinder roda
  • Masing-masing silinder roda didalamnya terdapat dua torak

Penyetelan rem tromol duplek duo duplek dua torak menggunakan eksenter atau mur penyetel dan penggunaannya pada aksel belakang.

3a. Rem Tromol Servo

Nama komponen :

  1. Silinder roda I
  2. Sepatu rem I
  3. Silinder roda II
  4. Tromol
  5. Sepatu rem II
  6. Pegas

Konstruksi Rem Tromol Servo:

  • Menggunakan satu silinder roda dan satu torak
  • Dilengkapi baut luncur yang dapat bergerak bebas diantara ujung kedua sepatu rem
  • Kanvas rem II lebih panjang

Cara Kerja Rem Tromol Servo:

Pada saat maju, tekanan hidraulis menekan sepatu rem I ke tromol sehingga mengakibatkan gaya reaksi untuk mendorong baut luncur ke kanan dan menekan sepatu rem II ke tromol. Pada saat mundur, kedua sepatu rem mengalami gaya pengereman yang sama dengan saat maju. Keuntungan rem tromol servo adalah gaya pengereman 3x lebih besar dan dapat memberikan kekuatan pengereman sendiri (self energizing effect). Sedangkan kerugiannya adalah kedua sepatu rem lebih cepat aus karena gaya pengereman yang besar. Adapun penggunannya pada aksel belakang.

3b. Rem Tromol Duo Servo

Nama komponen :

  1. Sepatu rem I
  2. Gigi penyetel
  3. Pegas
  4. Tromol
  5. Sepatu rem II
  6. Silinder roda (dua torak)

Cara Kerja Rem Tromol Duo Servo:

Sama seperti jenis servo, tetapi untuk jenis duo servo dilengkapi dengan dua torak di dalam silinder roda sehingga besar gaya yang diterima sepatu rem pada putaran maju dan mundur adalah sama besar. Titik tumpu terjadi pada anchor pin di atas silinder roda. Keuntungan rem tromol duo servo adalah besar gaya pengereman saat maju dan mundur sama. Sedangkan penyetelannya pada mur di atas baut luncur dan penggunaannya pada aksel belakang.

Penyetelan Rem Tromol Duo Servo

  1. Sepatu rem I
  2. Gigi penyetel
  3. Sepatu rem II

Demikian berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa membantu menyelesaikan dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *