Berjumpa lagi dengan kami pada pagi yang sejuk ini. Ketika anda mengunjungi blog kami, berarti anda ingin mengetahui seluk beluk dunia otomotif. Pada tulisan kali ini akan kami bahas mengenai cara kerja kopling pada mobil dilengkapi dengan gambarnya atau ilustrasinya. Namun demikian sebelum anda mengetahui cara kerja kopling lebih detail, akan lebih memudahkan dalam memahami materi yang diulas dibawah jika anda mempelajari lebih dulu 6 Komponen Kopling Mobil Lengkap Beserta Fungsi dan Gambarnya.

Fungsi Kopling Mobil

Kopling berfungsi untuk memutus dan menyambungkan putaran mesin hasil pembakaran ke transmisi. Secara umum kopling dibagi menjadi 2. Pertama, kopling model pegas dimana keunggulannya adalah gaya tekan kampas koplingnya lebih kuat tapi kurang merata. Kedua, kopling model diafragma dimana keunggulannya bisa mempertahankan gaya tekan terhadap kampas kopling meski mobil melaju dalam RPM tinggi akibat gaya sentrifugalnya.

Cara Kerja Kopling Mobil

Ketika anda mengendarai mobil, khususnya mobil manual. Maka pasti ada 3 pedal dibawah kaki anda. Dari sebelah kanan menunjukkan pedal gas, yang tengah menunjukkan pedal rem, dan yang paling kiri menunjukkan pedal kopling. Kopling sendiri dibagi menjadi kopling mekanis dan kopling hidraulis. Meski dibagi menjadi dua, secara umum cara kerja kopling tetaplah sama. Yang membedakan antara keduanya adalah metode teknis yang digunakan untuk menekan kampas koplingnya saja. Jika model kopling mekanis, cara tekan kopling masih menggunakan kawat. Sedangkan model kopling hidraulis telah menggunakan fluida minyak kopling untuk meneruskan tekanan dari pedal kopling. Kopling bekerja dalam kondisi saat pedal kopling diinjak / ditekan dan saat pedal kopling dilepas. Lebih jelasnya simak uraian berikut.

1. Saat Pedal Kopling Dilepas

Kondisi ini bermula dari putaran engine yang dihasilkan oleh motor pembakaran dalam. Motor pembakaran dalam membuat piston bergerak naik dan turun sehingga menyebabkan crankshaft berputar. Putaran crankshat disalurkan ke flywheel yang kemudian disalurkan ke transmisi melalui kopling.

Ketika pedal kopling dilepas atau tidak ditekan, maka plat kopling (disc clutch) dan rumah kopling (clutch cover) akan berhubungan langsung dengan flywheel. Akibat terhubungnya antara flywheel dan kopling inilah yang membuat putaran mesin bisa disalurkan dengan baik dan sempurna ke transmisi. Sehingga ketika kondisi pedal kopling dilepas, maka kita tidak akan pernah bisa melakukan perpindahan gigi. Jika anda melakukan perpindahan gigi saat pedal kopling dilepas, bisa dipastikan gear transmisi anda akan rusak karena posisinya masih berputar menyesuaikan putaran engine.

2. Saat Pedal Kopling Ditekan

Jika anda ingin melakukan perpindahan gigi, maka anda akan menekan pedal kopling. Secara teknis ketika anda menekan pedal kopling, maka release fork akan menekan release bearing. Release bearing akan meneruskan tekananya ke pressure plate yang kemudian diaphragm spring atau coil spring akan mengungkit kampas kopling (disc clutch) dan cover clutch sehingga tidak terhubung lagi dengan flywheel.

Secara bersamaan gear transmisi akan terlepas dari putaran mesin. Kondisi inilah yang memungkinkan gear transmisi berpindah ke tingkat selanjutnya dikarenakan pada saat inilah tenaga yang dihasilkan oleh mesin tertahan oleh kopling sehingga tidak diteruskan ke input transmisi.

Mudah banget kan cara kerja kopling mobil? Semoga dari tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan ya. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *