9 Fakta Tentang Pompa Injeksi Tipe Rotary Pada Mesin Diesel

9 Fakta Tentang Pompa Injeksi Tipe Rotary Pada Mesin Diesel

Selama mempelajari tentang materi pompa injeksi tipe rotary, kami menyimpulkan ada 9 fakta yang perlu kalian ketahui tentang pompa injeksi tipe yang satu ini. Tulisan ini hanyalah kesimpulan kami, tidak ada maksud apa-apa dibalik semua tulisan ini. Artinya, kami menyimpulkan guna mempermudah untuk mempelajarinya saja.

Apabila kalian kurang setuju dengan simpulan kami, silahkan menulis ketidaksetujuan kalian pada kolom komentar dibawah guna perbaikan yang membangun untuk artikel-artikel selanjutnya. Okelah tidak perlu banyak basa basi untuk pengantar tulisan ini, silahkan langsung simak ulasan kami sebagai berikut.

Fakta Pompa Injeksi Tipe Rotary

  1. Pompa tipe rotary memiliki satu plunyer, namun mampu mendistribusikan kepada setiap silinder mesin sesuai dengan jumlah silinder mesin.
  2. Pompa injeksi tipe rotary menggunakan sistem pelumasan bahan bakar solar menyeluruh didalam ruang pompa injeksi.
  3. Shaft drive menggerakkan governor, feed pump, dan camplate.
  4. Jumlah penginjeksian bahan bakar ditentukan oleh langkah as flyweight dengan plat governor.
  5. Pompa rotary memiliki sistem otomatis untuk pemutusan maupun pemasokan bahan bakar.
  6. Plunyer yang tergores biasanya diakibatkan oleh adanya pemakaian bahan bakar yang telah terkontaminasi dengan bahan lain. Selain itu juga bisa disebabkan kotoran yang mengendap di tangki dan terbawa oleh bahan bakar saat solar dipompakan dimana saringan bahan bakar tidak bekerja dengan semestinya, serta pelumasan yang kurang baik.
  7. Komponen-komponen yang sering bermasalah pada pompa tipe rotary adalah O-ring yang menjadi keras, busing stang gas aus akibat pemakaian yang terlalu lama, delivery akan aus, bearing aus dan sliding block yang bergoyang karena telah aus akibat pemakaian yang telah lama.
  8. Tanda-tanda dari kerusakan injection pump dapat diketahui dengan cara mengamati bunyi yang ditimbulkan oleh mesin pada saat dioperasikan. Misalnya bunyi mesin yang pincang atau mbrebet.
  9. Dalam melakukan pembongkaran injection pump, apabila menemukan kerusakan pada komponen-komponennya segeralah melakukan penggantian guna menjaga peforma dan daya yang dihasilkan mesin.

Baca Juga : 15 Komponen Pompa Injeksi Mesin Diesel Tipe Rotary

Demikian sedikit informasi yang bisa kami sampaikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambawah wawasan kalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!