Kegiatan dalam industri otomotif tidak pernah berhenti, bahkan semakin hari akan semakin berkembang. Raja jalanan hingga saat ini masihlah didominasi dengan mesin diesel. Hal ini disebabkan daya ledak pembakaran bahan bakar mesin diesel lebih besar daripada mesin bensin. Meski demikian, tidak lengkap rasanya bilamana kita bisa merasakan nikmat dan nyamannya mengendarai mobil dengan mesin diesel namun tidak tahu komponen penunjangnya.

Sejatinya tulisan ini hanyalah sebatas berbagi informasi seputar dunia otomotif. Tujuannya meminimalkan tingkat “kebohongan” para pemilik bangkel yang mengatakan “plunyernya rusak, harus diganti ini pak“. Padahal plunyernya masih normal-normal saja. Artinya sekarang ini kita perlu tambahan wawasan mengingat semakin menjamurnya bengkel di jalanan. Bukan berarti semua bengkel jalanan buruk, bahkan banyak yang baik kok. Berhubung ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab aja menjadikan citra buruk dikalangan bengkel pinggir embong.

Adapun dalam artikel kali ini yang akan kami ulas adalah terkait komponen pompa injeksi tipe rotary pada mesin diesel. Mesin diesel dibagi menjadi 3 tipe pompa, yaitu pompa tipe rotary dan pompa tipe in-line. Sedangkan yang terbaru adalah tipe common rail. Untuk pembahasan dibawah ini kita fokuskan pada pompa tipe rotary dulu aja ya.

Baca Juga : 3 Macam Tipe Pompa Injeksi Pada Mesin Diesel

Komponen Pompa Injeksi Tipe Rotary

Keterangan :

  1. Poros Penggerak Pompa
  2. Pompa Pengalir
  3. Katup Pengatur Tekanan
  4. Roda Gigi Penggerak Governor
  5. Cincin Tol
  6. Cincin Nok
  7. Torak Advance saat Penyemprotan
  8. Busing Pengatur
  9. Plunyer
  10. Katup Penyalur
  11. Governor
  12. Solenoid
  13. Penyetel Volume Maksimal
  14. Spunyer
  15. Tuas Pengatur

Dari 15 komponen diatas, yang akan kami uraikan tidak semuanya. Mengapa demikian? Alasan kami adalah dari sekian banyaknya komponen semisal nok, roda gigi, dan sebagainya memiliki fungsi yang sama seperti pada umumnya. Oleh karena itu yang kami bahas adalah yang belum pernah dibahas.

Pompa Pengalir berfungsi untuk menghisap bahan bakar dari tangki dan menekannya kedalam ruang pompa injeksi.

Katup Pengatur Tekanan berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar ke dalam ruang pompa sesuai dengan putaran mesin. Apabila putaran mesin masih idle maupun rendah, maka tekanan bahan bakar juga rendah. Sedangkan apabila putaran mesin tinggi, maka tekanan bahan bakar juga ikut tinggi. Tekanan yang berubah-ubah ini berguna untuk menggerakkan advance saat penyemprotan bahan bakar.

Spunyer berfungsi untuk mempertahankan tekanan bahan bakar dalam ruang pompa dikarenakan lubang pembuangan yang didesain kecil. Selain itu spunyer juga berfungsi untuk mengatur pembuangan udara secara otomatis dan mengatur aliran solar untuk pendingin pompa.

Kepala Distributor berfungsi sebagai silinder dari plunyer, sebagai tempat saluran tekanan tinggi, dan sebagai tempat duduk dari katup penyalur. Adapun kepala distributor ini dikonstruksikan khusus untuk kendaraan bermesin diesel dengan 3, 4, 5, dan 6 silinder. Sedangakn komponennya sebagai berikut:

Keterangan:

  1. Busing Pengatur
  2. Kepala Distributor
  3. Plunyer
  4. Pemegang Katup Penyalur
  5. Katup Penyalur
  6. Dudukan Tuas Start Governor

Demikian sedikit informasi yang bisa kami sampaikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambawah wawasan kalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *