Aliran Sistem Bahan Bakar Common Rail Pada Mesin Diesel

Aliran Sistem Bahan Bakar Common Rail Pada Mesin Diesel

Mesin diesel hingga saat ini telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Tujuan pengembangan teknologi mesin diesel tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mencapai efisiensi penggunaan bahan bakar. Diawali dari pengembangan pompa injeksi tipe inline, dikembangkan lagi menjadi pompa injeksi tipe rotary, serta saat ini telah dikembangkan sistem common rail. Bahasan kali ini hanya berfokus pada cara kerja sistem common rail pada mesin diesel. Adapun masalah jenis pompa injeksi mesin diesel sudah kami tulis pada artikel sebelumnya.

Baca Juga : 3 Macam Tipe Pompa Injeksi Pada Mesin Diesel

Teknologi common rail merupakan teknologi EFI mesin diesel, lebih mudahnya sih seperti itu. Semua pengaturan sistem aliran bahan bakarnya telah dikontrol secara elektrik oleh ECM (Electronic Control Module). Sehingga didapatkan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi menyesuaikan dengan kondisi dan beban mesin. Namun demikian sebelum menginjak lebih dalam terkait aliran bahan bakar, alangkah lebih baiknya mengetahui komponen mesin diesel common rail sebagai berikut.

Komponen Mesin Diesel Common Rail

  1. Electric Fuel Pump berfungsi untuk memompa bahan bakar solar.
  2. Fuel Filter berfungsi untuk menyaring kotoran yang dibawa oleh bahan bakar solar.
  3. High Pressure Fuel Pump berfungsi untuk menaikkan tekanan bahan bakar solar hingga mencapai 3.000 bar atau 44.000 psi.
  4. Fuel Metering Control Valve berfungsi untuk mendeteksi tekanan dan jumlah bahan bakar yang dipompa kedalam fuel rail.
  5. Fuel Rail Pressure Control Valve berfungsi untuk menyimpan bahan bakar solar bertekanan tinggi dari high pressure fuel pump.
  6. ECM (Electronic Control Module) berfungsi sebagai pengolah data yang dikirim oleh sensor guna mengontrol jumlah penginjeksian bahan bakar.
  7. Fuel Rail Pressure Sensor berfungsi untuk mendeteksi tekanan yang dibutuhkan oleh injector guna persiapan menyemprotkan sejumlah solar sesuai dengan kondsi mesin.
  8. Injectors berfungsi sebagai aktuator untuk menyemprotkan sejumlah bahan bakar solar kedalam ruang bakar sesuai dengan perintah ECM.

Aliran Sistem Bahan Bakar Common Rail

Bahan bakar solar yang ada dalam tangki bahan bakar dipompa oleh electric fuel pump melalui lubang yang ditunjuk tersebut.

Bahan bakar yang telah dipompa itu selajutnya disaring oleh fuel filter dan disalurkan ke high pressure fuel pump. Kemudian bahan bakar bertekanan tinggi ini disimpan dalam fuel rail seperti yang ditunjuk berikut.

Berdasarkan informasi yang diterima dari ECM, kemudian arus listrik yang masuk pada injector akan membuat solenoid terangkat sehingga bahan bakar solar bertekanan tinggi yang telah disimpan dalam fuel rail langsung terinjeksikan dalam ruang bakar. Adapun sisa bahan bakar yang tidak terinjeksikan kedalam ruang bakar akan dikembalikan kedalam fuel tank melalui lubang yang ditunjuk dibawah sembari mendinginkan komponen sistem bahan bakar common rail.

Setelah melumasi dan mendinginkan sistem bahan bakar, kemudian solar yang tidak terinjeksikan tersebut dimasukkan kembali kedalam fuel tank melalui electric fuel pump seperti gambar berikut ini.

Nah, demikian sedikit informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit uraian yang kami tuliskan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan pemirsa. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!