14 Diagnosis Penyebab Kerusakan Transmisi Otomatis Mobil Matic + Cara Memperbaikinya

14 Diagnosis Penyebab Kerusakan Transmisi Otomatis Mobil Matic + Cara Memperbaikinya

Mobil matic dengan transmisi otomatis kini kian diminati banyak kalangan, terutama untuk ibu-ibu dan pemula, serta masyarakat yang berdomisili di wilayah perkotaan / kota besar.

Meski demikian masih banyak yang belum paham tentang keberfungsian dari transmisi otomatis itu sendiri. Berikut kami ulas secara singkat tentang fungsi transmisi otomatis.

Fungsi Transmisi Otomatis

Transmisi otomatis berfungsi untuk memindahkan gigi transmisi secara otomatis yang menyesuaikan dengan kondisi jalan dan beban kendaraan.

Bila ditinjau daru jenisnya, transmisi otomatis memiliki 2 fungsi, yaitu :

  • Pertama, transmisi otomatis jenis full hydraulic berfungsi untuk mengatur waktu perpindahan gigi dan lock up sepenuhnya secara hidraulis.
  • Kedua, transmisi otomatis jenis powertrain control module berfungsi untuk mengatur waktu perpindahan gigi dan lock up secara elektronik. Selain memakai data yang berupa shift dan lock pattern pada PCM sebagai pengontrol, jenis transmisi otomatis yang satu ini juga memiliki fungsi sebagai diagnosa dan fail-safe.

Troubleshooting Transmisi Otomatis Secara Umum

Dibawah ini akan kami rinci informasi tentang masalah yang sering terjadi pada transmisi otomatis, kemungkinan penyebabnya, serta cara mengatasinya. Berikut detailnya :

1. Fluida Kotor atau Tercium Bau Terbakar

  • Kemungkinan Penyebab : Fluida tercemar, Torque converter rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Ganti fluida, Ganti torque converter, Bongkar dan periksa transmisi

2. Kendaraan Tidak Dapat Bergerak Baik Maju Maupun Mundur

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan linkage manual tidak tepat, Valve body atau primary regulator rusak, Parking lock pawl rusak, Torque converter rusak, Converter drive plat patah, Intake screen pompa oli tersumbat, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel linkage, Periksa valve body, Periksa parking lock pawl, Ganti torque converter, Ganti drive plate, Bersihkan screen, Bongkar dan periksa transmisi

3. Posisi Shift Lever Tidak Tepat

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan linkage manual tidak tepat, Valve dan lever manual rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel linkage, Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

4. Perkaitan Gigi Keras Pada Setiap Tingkat Kecepatan

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan kabel throttle tidak tepat, Valve body atau primary regulator rusak, Piston accumulator rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel kabel throttle, Periksa valve body, Periksa piston accumulator, Bongkar dan periksa transmisi

5. Terjadi Kelambatan Up-Shift 1-2, 2-3 atau 3-O/D, atau Kelambatan Down-Shift dari O/D-3 atau 3-2 kemudian Shift Back ke O/D atau 3

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan kabel throttle tidak tepat, Valve body rusak, Governor body rusak
  • Cara Mengatasi : Setel kabel throttle, Periksa valve body, Periksa governor body

6. Terjadi Slip Up-Shift pada 1-2, 2-3 atau 3-O/D atau Slip atau Bergetar Pada Saat Akselerasi

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan linkage manual tidak tepat, Penyetelan kabel throttle tidak tepat, Valve body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel linkage, Setel kabel throttle, Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

7. Menyeret, Tertahan atau Macet Pada Saat Up-Shift 1-2, 2-3 atau 3-O/D

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan linkage manual tidak tepat, Valve body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel linkage, Setel kabel throttle, Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

8. Tidak Bisa Lock-Up Pada Kecepatan 2, 3 atau O/D

  • Kemungkinan Penyebab : Kontrol elektronik rusak, Valve body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Periksa kontrol elektronik, Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

9. Down-Shitt Keras

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan kabel throttle tidak tepat, Kabel throttle dan cam rusak, Piston accumulator rusak, Valve body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Setel kabel throttle, Periksa kabel throttle dan cam, Periksa piston accumulator, Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

10. Tidak Dapat Down-Shift Pada Saat Kendaraan Meluncur Turun

  • Kemungkinan Penyebab : Valve body rusak, Governor body rusak
  • Cara Mengatasi : Periksa valve body, Periksa governor body

11. Down-Shift Terjadi Terlalu Cepat atau Terlambat Pada Saat Kendaraan Meluncur Turun

  • Kemungkinan Penyebab : Kabel throttle rusak, Valve body rusak, Governor body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Periksa kabel throttle, Periksa valve body, Periksa governor body, Bongkar dan periksa transmisi

12. Tidak Terjadi Kick-Down O/D-3, 3-2 atau 2-1

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan kabel throttle tidak tepat, Governor body rusak, Valve body rusa
  • Cara Mengatasi : Setel kabel throttle, Periksa governor body, Periksa valve body

13. Tidak Terjadi Pengereman Mesin (Engine Bracking) Pada Tingkat Kecepatan 2 atau L

  • Kemungkinan Penyebab : Valve body rusak, Transmisi rusak
  • Cara Mengatasi : Periksa valve body, Bongkar dan periksa transmisi

14. Kendaraan Tidak Dapat Tertahan (Berhenti) Pada Tingkat P

  • Kemungkinan Penyebab : Penyetelan linkage manual tidak tepat, Parking lock pawl cam dan pegas rusak
  • Cara Mengatasi : Setel linkage, Periksa cam dan pegas

Gejala Kerusakan Transmisi Otomatis

1. Mobil Tidak Kuat Menanjak

Gejala kerusakan transmisi matic lainnya yang sering terjadi adalah mobil yang tidak kuat menaiki jalanan tanjakan. Kerusakan pada sistem transmisi ini dapat terlihat ketika anda sudah memposisikan tuas pada posisi L ataupun D1 serta sudah menginjak pedal gas dalam-dalam, namun ternyata mobil tetap tidak bisa menanjak. Penyebab mobil matic tidak bertenaga di tanjakan ini perlu untuk diperiksa lebih lanjut oleh teknisi yang ahli.

2. Terjadi Sentakan Ketika Perpindahan Gigi

Penyebab kerusakan ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi dalam sistem elektronis ataupun mekanis. Hal ini dapat terdeteksi dengan socket OBD di dalam engine scanner. Kerusakan yang biasanya terjadi adalah kebocoran dalam selenoid pressure.

3. Tarikan Mobil Berat dan Tersendat

Kerusakan sistem transmisi matic ini akan terasa ketika anda melepas pedal rem sedikit demi sedikit. Pada saat itu lah mobil akan terasa bergetar ataupun terasa hentakan-hentakan kencil. Jika sistem transmisi mobil anda berjenis elektrik, maka kerusakan pada umumnya berada pada bagian solenoid pressure ataupun pada TCM speed sensor.

Jika sistem transmisi matik jenis nya konvensional, maka bisa jadi penyebab kerusakan berasal dari kebocoran oli ataupun kondisi oli yang kotor sehingga membuat tekanan menjadi tidak kuat untuk mengangkat perpindahan gigi dalam rpm yang sesuai.

4. Terjadi Selip Ketika Perpindahan Gigi

Gejala kerusakan transmisi matic lainnya dapat terlihat ketika terjadi selipt saat perpindahan gigi dilakukan. Misalnya saja pada gigi 1 ke 2 ataupun dari gigi 2 ke gigi 3 dan lainnya. Tanda selip atau ngelos ini terasa seperti mobil kehilangan tenaga sebentar dan kemudian mesin meraung sesaat. Jika sistem transmisi matic masih dalam kondisi yang normal, tentunya masalah seperti ini tidak akan terjadi.

Untuk mengetahui selip atau tidaknya, anda bisa mencoba menjalankan mobil dengan menggunakan tuas tranmisi pada posisi D dan kemudian gas mobil lebih kencang. Secara otomatis nantinya gigi transmisi dapat berpindah ketika mencapai kecepatan tertentu. Anda bisa mencoba merasakan apakah mobil terasa seperti kehilangan tenaga atau tidak ataupun mesin terdengar meraung ketika perpindahan gigi terjadi.

5. Suara Mendengung Dari Sistem Transmisi

Adanya suara mendengung dari transmisi matic merupakan salah satu gejala lainnya dari kerusakan sistem transmisi. Biasanya suara yang muncul akan mirip menyerupai suara mesin namun lama kelamaan akan bertambah keras serta muncul bunyi semacam gesekan logam. Sebenarnya suara ini muncul dari dalam sistem transmisi dikarenakan komponen di dalamnya yang tidak terlumasi. Sehingga komponen logam-logam di dalamnya akan saling bergesekan satu sama lainnya.

Hal ini merupakan pengaruh dari penggunaan oli pada sistem transmisi. Untuk itu penting menggunakan oli mobil terbaik untuk merawat kendaraan. Selain itu, perhatikan masa penggantian oli kendaraan agar jangan sampai telat menggantinya. Tak perlu membawa nya ke bengkel mobil, anda bisa ganti oli mobil sendiri di rumah.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dapat membatu menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!