Diagnosis Kerusakann Pada Sistem Rem ABS (Anti-lock Brake System) + Gambar Sistem

Diagnosis Kerusakann Pada Sistem Rem ABS (Anti-lock Brake System) + Gambar Sistem

Fungsi rem ABS adalah sebagai sistem pengatur tekanan rem yang mencegah agar roda-roda kendaraan tidak memblokir walaupun di rem dengan gaya penuh, selain itu sistem ABS juga mampu meminimalisir rasio slip pada setiap roda.

Keuntungan ABS :

  1. Menstabilkan mobil saat di rem penuh walaupun jalanan jelek
  2. Mobil masih bisa dikendalikan walau tekanan rem penuh
  3. Keausan ban kecil
  4. Bahaya kecelakaan kecil

Fungsi Skid Ecu Control

Alangkah baiknya sebelum kalian mempelajari bahasan ini, agar tidak rancu dan bingung dengan nama komponen ABS, silahkan baca terlebih dahulu Komponen Rem ABS Lengkap dengan Fungsi, Gambar, dan Cara Kerjanya.

ECU Skid Control mengoperasikan katup solenoid dan motor pompa secara berurutan untuk mengecek sistem kelistrikan dari ABS. Fungsi ini bekerja setiap kali saat kunci kontak diputar ke ON, serta saat kendaraan berjalan dengan kecepatan lebih dari 6 km / jam dengan lampu rem OFF. Alat ini hanya bekerja sekali setiap kali kunci kontak diputar ke ON.

Diagnosis ABS

Jika terjadi malfungsi pada sistem signal, lampu indikator peringatan ABS pada combination meter akan menyala, seperti yang terlihat pada tabel diatas. Tujuannya untuk memperingatkan pengemudi bahwa telah terjadi malfungsi. Pada saat yang sama, DTC (Diagnosis Trouble Codes) disimpan dalam memori. DTC dapat dibaca dengan menghubungkan hand-held tester ke DLC untuk berkomunikasi dengan ECU secara langsung atau membuat sirkuit pendek antara terminal-terminal TC dan CG dari DLC3 dan dengan mengamati pola kedipan dari lampu peringatan ABS.

Untuk keterangan yang lebih lengkap mengenai DTC yang disimpan dalam memori ECU Skid Control dan mengenai DTC yang merupakan output melalui fungsi pengecekan sensor, lihat Repair Manual Book masing-masing kendaraan. DTC dapat dihapus dengan menghubungkan hand-held tester ke DLC3 atau membuat sirkuit pendek antara terminal-terminal TC dan CG dari check connector dan dengan menekan pedal rem sebanyak 8 kali atau lebih dalam waktu 5 detik.

Fail-Safe

Bila ECU Skid Control mendeteksi adanya malfungsi pada sistem signal atau adanya malfungsi pada relay, arus listrik yang menuju ke aktuator dari ECU dimatikan. Sebagai akibatnya, sistem rem bekerja seakan-akan ABS tidak
bekerja, namun fungsi pengereman tetap bekerja normal.

Apa Itu Aktuator Rem?

Aktuator rem terdiri dari pressure holding solenoid valve, pressure reduction solenoid valve, pump, motor, dan reservoir. Ketika aktuator rem menerima signal dari ECU Skid Control, solenoid menyala atau mati dan tekanan hidrolis dari wheel cylinder ditambah, diturunkan, atau ditahan untuk mengoptimalkan kecepatan selip dari tiap roda. Sebagai tambahan, sirkuit hidrolis diubah untuk memenuhi persyaratan dari setiap tipe kontrol. Aktuator rem dan komputer skid control disatukan dalam satu unit sehingga kecil dan ringan.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga dengan sedikit tulisan ini dapat menambah wawasan pembaca sekalian. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Avatar

Yoyok Damay

Seorang penulis yang berbagi sedikit pengalaman hidup agar bermanfaat bagi orang lain. Pecinta Otomotif, Software, Anime, dan Ikan Hias.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Woy, Ojo Nyolong !!