Diagram Katup Mesin Mobil 4 Tak – Jika pada artikel sebelumnya kita membahas tentang akibat yang ditimbulkan jika katup terlalu longgar dan terlalu rapat, maka dalam artikel kali ini kami akan membahas artikel terkait diagram katup. Secara umum penjelasan diagram katup dibuat karena memang katup membuka dan menutup tidak 0 derajat poros engkos atau tepat TMA (Titik Mati Atas) dan TMB (Titik Mati Bawah).

Baca Juga : Akibat Celah Katup Terlalu Longgar dan Terlalu Rapat

Secara teori maupun aslinya mekanisme katup itu membuka lebih awal dan menutup lebih akhir, bahkan ada yang namanya overlaping. Overlaping merupakan suatu kondisi dimana katup hisap dan katup buang membuka secara bersamaan. Overlaping bertujuan untuk menciptakan pembilasan dalam ruang bakar sehingga sisa pembakaran bisa benar-benar keluar dari ruang bakar dengan sempurna. Padahal secara teori tidak ada yang namanya katup hisap dan katup buang membuka secara bersamaan, adanya cuma menutup secara bersamaan. Tapi pada kenyataannya ada kejadian overlaping.

Masih nggak percaya kalau secara teori nggak ada yang namanya katup hisap dan katup buang membuka bersamaan? Oke deh, kita tinjau ulang materi cara kerja motor 4 tak mobil. Saat terjadi langkah hisap, katup hisap membuka dan katup buang menutup. Saat langkah kompresi, kedua katup sama-sama menutup. Saat langkah kerja atau usaha, kedua katup masih sama-sama menutup. Sedangkan saat langkah buang, katup hisap menutup dan katup buang membuka. Benar kan? Memang secara teori tidak ada yang namanya katup hisap dan katup buang membuka secara bersamaan. Oleh karena itu kami akan membahas sedikit tentang diagram katup agar anda benar-benar paham apa yang terjadi pada mekanisme katup secara kenyataan.

Diagram Katup (Valve Timing)

Dari gambar diatas ditunjukkan bahwa katup hisap (klep in) terbuka beberapa derajat sebelum TMA dan menutup beberapa derajat setelah TMB, ini terjadi langkah isap. Kemudian saat langkah kompresi kedua katup menutup dan beberapa derajat sebelum TMA busi memercikkan bunga api untuk menciptakan pembakaran (peledakan) bahan bakar. Dengan ledakan tersebut mendorong piston dari TMA ke TMB sehingga terjadi langkah usaha dan kedua katup masih sama-sama menutup. Beberapa derajat sebelum TMB katup buang (klep ex) telah membuka dan menutup beberapa derajat setelah TMA.

Sedangkan overlaping terjadi bersamaan ketika katup hisap (klep in) membuka beberapa derajat sebelum TMA dan katup buang (klep ex) menutup beberapa derajat setelah TMA.

Demikian sedikit berbagi ilmu dan pengetahuan yang bisa kami tulisakan dalam artikel kali ini. Semoga sedikit tulisan ini bisa sedikit  menambah ilmu dan wawasan anda dalam dunia otomotif. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *