Aki merupakan sebuah alat dalam kendaraan yang berfungsi sebagai suplai kelistrikan utama pada komponen-komponen kelistrikan kendaraan saat sebelum mesin dinyalakan. Aki memanfaatkan perubahan listrik dari sebuah cairan melalui proses elektro kimia. Adapun arus listrik yang dihasilkan oleh aki termasuk arus DC (Direct Current).

Cairan Elektrolit Aki

Berkaitan dengan cairan kimia pembentuk energi listrik, maka dalam artikel kali ini kita akan berfokus pada pembahasan cairan eletrolit aki. Elektrolit aki merupakan sebuah campuran antara air (H2O) sebanyak 64% dan asam sulfat (H2SO4) sebanyak 36%. Berawal dari perbandingan tersebut, maka kita akan mendapatkan hasil tentang berat jenis cairan elektrolit aki sebesar 1.270 pada suhu 20 derajat celcius. Alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis aki dinamakan Hydrometer.

Pengertian Hydrometer

Hydrometer merupakan sebuah alat otomotif yang berfungsi untuk mengukur berat jenis larutan elektrolit aki. Hydrometer bekerja dengan menerapkan hukum archimedes yaitu benda yang tercelup dalam sebuah fluida akan mengalami gaya keatas seberat fluida yang dipindahkan. Gaya keatas ini kemudian dikonversikan dalam bentuk massa jenis dengan skala ukur yang telah tertera dalam tabung hydrometer.

Komponen Hydrometer

  1. Pickup Tube
  2. Outer Tube (Tabung Kaca)
  3. Suction Bulb (Pipet)
  4. Float (Pelampung)

Cara Menggunakan Hydrometer

  1. Buka tutup sel aki dan masukkan hydrometer ke dalam sel secara vertikal.
  2. Tekan pipet secara pelan-pelan saat diudara dan celupkan untuk menghisap cairan elektrolit dalam aki secara perlahan.
  3. Setelah terhisap kedalam tabung hydrometer, silahkan anda melakukan pembacaan hasil pengukuran berat jenisnya.
  4. Setelah pembacaan selesai, silahkan mengembalikan eletrolit yang dihisap ke dalam sel melalui lubang yang sama. Pastikan untuk mengembalikan seluruh cairan yang terhisap kedalam sel baterai / aki.
  5. Hisap elektrolit dari sel lain dan ukurlah berat jenisnya. Catatan : Jangan pernah mencampur elektrolit satu sel aki dengan sel aki lainnya.

Agar anda tidak salah dalam melakukan pengukuran berat jenis baterai, seharusnya anda perlu memahami komponen baterai. Hal ini dikarenakan bilamana anda mengambil elektorlit dalam satu lubang sel, maka dilarang keras memasukkan pada sel lainnya. Maka dari itu sangat penting memahami komponen baterai yang sudah kami tulis pada artikel sebelumnya.

Baca Juga : 7 Komponen Baterai / Aki Pada Mobil Lengkap Beserta Fungsi dan Gambarnya

Cara Membaca Skala Hydrometer

  • Warna Hijau : 1.250 – 1.300
  • Warna Putih : 1.220 – 1.250
  • Warna Merah : 1.100 – 1.220
  • Standard elektrolit 1.270 pada suhu 20 derajat celcius.
  • Apabila suhu elektrolit tidak 20 derjat C, maka gunakan rumus :
    Berat Jenis = Suhu elektrolit saat pengukuran + 0.0007 (Suhu elektrolit saat pengukuran – 20)
  • Misalnya, ketika hasil pengukuran berat jenis elektrolit pada suhu 35 deerajat celcius. Maka berat jenis pada suhu 20 derajat celcius adalah 1.280

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *