Speedometer merupakan alat dalam kendaraan baik mobil maupun motor yang berfungsi untuk menampilkan informasi tentang kecepatan kendaraan saat melaju. Meski namanya adalah speedometer, tapi tidak hanya menampilkan laju kecepatan kendaraan saja loh. Bisa juga menampilkan kondisi bahan bakar dari fuel tank, kondisi oli, dan lain sebagainya.

Jika pada dashboard mobil justru lebih lengkap lagi penampilan informasinya. Mulai kondisi bahan bakar, overhead, oli, RPM, dan lain sebagainya. Dalam artikel kali ini, kita fokuskan pada speedometer motor yamaha NVL (New Vixion Lighting).

Cara Kerja Speedometer

Ilmu ini saya dapatkan waktu saya menempuh pelajaran Metrologi Industri di bangku perkuliahan. Inti cara kerja speedometer menerapkan prinsip dari alat yang bernama Tachometer. Tachometer merupakan alat yang berfungsi untuk mengukur putaran. Putaran memiliki satuan yang disebut RPM (Revolution Per Minute) atau M/Min (Meter Per Minute). Berhubung roda kondaraan bergerak dengan cara berputar, maka putaran roda ini terbaca secara digital kemudian ditampilkan di dashboard speedometer.

Speedometer Yamaha NVL

Sumber : Mazped.com

Jika kalian memiliki motor yamaha NVL (New Vixion Lighting), maka pasti kaget ternyata bentuk speedometernya sangat mungil. Cocok banget buat kalian yang suka minimalis. Dan yang perlu kalian ketahui bahwa socket speedometer NVL ini sama persis dengan speedometernya Honda Supra X 125. Jadi buat kalian yang agak kesulitan mencari socket miliknya NVL, bisa cari canibalnya Supra X 125.

Baca Juga : Cara Membaca Kode Rangkaian Kelistrikan (Wiring Diagram) Motor Honda PGM-FI CBR 250 R

Wiring Diagram Kelistrikan Speedometer NVL

Sumber : Mazped.com
  1. Kosong
  2. Indicator Netral
  3. Indicator Sein
  4. Indicator Sein
  5. Sensor Speedometer Negative (-)
  6. Arus Negatif (-)
  7. Arus Positif (+)
  8. Sensor Speedometer Positive (+)
  9. Tekanan Bahan Bakar
  10. Kosong
  11. RPM Engine
  12. Sensor Speedometer Pulse
  13. Kosong
  14. Indicator MIL (Malfunction Indicator Lamp)
  15. Indicator Overheat
  16. Indicator Lampu Jauh

Oh ya, sebagian tulisan ini sebelumnya telah tayang diblog mazpedia.com. Demikian sedikit informasi yang bisa kami bagikan dalam artikel kali ini. Semoga dengan sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Jika anda merasakan artikel ini bermanfaat, luangkan sedikit waktu anda untuk menekan tombol share agar banyak teman anda yang bisa merasakan manfaatnya juga. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *