Ban Mobil SUV Vs Ban Mobil MPV – Seiring perkembangan teknologi, maka munculah beberapa jenis mobil sesuai dengan penggunaannya. Ada yang namanya SUV (Sport Utility Vehicle) dan ada juga yang namanya MPV (Multi Purpose Vehicle). Dari kepanjangannya aja sudah terlihat dengan jelas bahwa mobil SUV memang didesain khusus untuk kepentingan sport. Sedangkan mobil MPV memang digunakan untuk banyak tujuan seperti kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum.

Dari perbedaan diatas tidak mungkin anda menggunakan ban kode produksi untuk MPV digunakan pada mobil SUV atau sebaliknya. Bisa-bisa ban mobil anda meledak jika salah penggunaan. Oleh karena itu kami tertarik untuk membahas perbedaan ban mobil SUV dan ban mobil MPV. Yuk langsung saja simak poin pembahasan berikut.

Baca Juga : 3 Istilah Ban Selip Pada Kendaraan

Perbedaan Ban Mobil SUV dan MPV

1.       Load Index (Indeks Muatan Ban)

Ban mobil memiliki kode load index yang tertera pada dinding ban. Indeks kemampuan ban menopang mobil dan pengendara tergantung dari kerangka ban, struktur ban, campuran material, dan berbagai hal lainnya. Mobil SUV didesain memiliki bobot yang lebih berat daripada mobil MPV. Selisih berat dari kedua mobil tersebut kurang lebih antara 0,5 – 1 ton. Sehingga jika anda ingin membeli ban mobil untuk tipe mobil SUV gunakanlah ban dengan kode load index tinggi.

2.       Ukuran / Dimensi Ban

Jika dulu produksi ban hanya 1 atau 2 macam saja, sekarang produksi ban sudah menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan penggunaannya. Jangan sampai salah menggunakan ban SUV pada mobil MPV atau sebaliknya, bisa jadi ban mobil yang anda pasang akan menabrak fender.

3.       Kembangan Ban

Mobil SUV didesain untuk bisa melintasi jalan off-road. Menggunakan struktur ladder frame chasis yang memisahkan rangka dengan bodi. Sehingga kembangan ban akan lebih kasar agar mampu melewati jalanan off-road. Sedangkan mobil MPV kembangannya tidak terlalu kasar, hanya didesain mampu menjaga traksi dengan jalanan itu sudah cukup. Karena penggunaan mobil MPV hanya pada jalanan on-road.

Demikian sedikit berbagi informasi yang bisa kami tuliskan dalam artikel kali ini. Semoga sedikit tulisan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung, salam otomotif 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *